Nirmal Purja(Doc Instagram Nirmal Purja)
DUNIA pendakian internasional berduka setelah kabar mengejutkan datang dari pegunungan Karakoram, Pakistan. Pendaki legendaris asal Nepal, Nirmal "Nimsdai" Purja, dilaporkan meninggal dunia akibat terjangan longsor salju saat melakukan ekspedisi di Gunung Broad Peak.
Lokasi Kejadian: Gunung Broad Peak
Broad Peak, yang memiliki ketinggian 8.051 meter di atas permukaan laut (mdpl), merupakan gunung tertinggi ke-12 di dunia. Terletak di perbatasan Pakistan dan Tiongkok, gunung ini dikenal memiliki medan yang sangat teknis dan risiko longsor salju yang tinggi, terutama di area jalur menuju puncak (summit push).
Kronologi Insiden Longsor Salju
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, berikut adalah urutan kejadian musibah yang menimpa Nimsdai:
| Tahap Persiapan | Nimsdai dan timnya memulai pendakian di musim panas Pakistan untuk menaklukkan Broad Peak sebagai bagian dari proyek ekspedisi terbarunya. |
| Menuju Camp 3 | Tim dilaporkan berada di antara Camp 3 dan jalur menuju puncak ketika cuaca ekstrem mulai melanda kawasan Karakoram. |
| Detik-detik Longsor | Terjadi pergerakan massa salju besar (avalanche) secara tiba-tiba yang menyapu jalur pendakian utama. Nimsdai dilaporkan berada di posisi yang paling terpapar dampak longsor tersebut. |
| Upaya Penyelamatan | Tim penyelamat dan helikopter militer Pakistan segera dikerahkan, namun kondisi medan dan cuaca buruk menghambat proses evakuasi cepat. |
Profil Singkat Nirmal 'Nimsdai' Purja
Nirmal Purja adalah mantan anggota pasukan khusus Inggris (SBS) yang mencatatkan sejarah dunia melalui proyek "Project Possible 14/7". Ia berhasil mendaki 14 puncak gunung tertinggi di dunia (di atas 8.000 meter) hanya dalam waktu 6 bulan 6 hari, memecahkan rekor dunia sebelumnya yang mencapai 7 tahun.
Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi resmi dari pihak keluarga atau manajemen Elite Exped terkait detail pemakaman dan pernyataan resmi masih ditunggu. Data mengenai jumlah korban lain dalam insiden ini juga masih dalam tahap verifikasi otoritas setempat.
Kepergian Nimsdai meninggalkan lubang besar di komunitas pendakian global. Ia dikenal bukan hanya karena kekuatannya, tetapi juga dedikasinya dalam mempromosikan peran pendaki Sherpa di panggung dunia. (Z-4)

















































