CNN Indonesia
Minggu, 19 Apr 2026 08:00 WIB
Ilustrasi. Cara memperingati Hari Kartini salah satunya bisa dengan membaca puisi. (iStockphoto/mizar_21984)
Jakarta, CNN Indonesia --
Salah satu cara untuk memperingati Hari Kartini, yakni dengan membaca puisi Ibu Kartini. Cara ini dilakukan untuk mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai pelopor emansipasi perempuan Indonesia.
Berikut kumpulan puisi Ibu Kartini yang menginspirasi dan menggugah hati yang bisa dijadikan referensi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kumpulan puisi Ibu Kartini
Hari Kartini diperingati setiap tahunnya pada 21 April. Tak sekadar seremoni tahunan, Hari Kartini menjadi momentum mengenang perjuangan Raden Ajeng Kartini.
Semasa hidupnya, Kartini sudah memperjuangkan hak-hak perempuan Indonesia untuk memperoleh pendidikan dan kesetaraan.
Semangat Kartini terus hidup hingga kini melalui karya-karyanya yang menginspirasi, termasuk puisi. Puisi merupakan salah satu media yang bisa digunakan untuk menyampaikan rasa hormat dan menghidupkan kembali semangat perjuangan Kartini.
Lewat kata-kata sederhana yang penuh makna, puisi dapat menggambarkan semangat, harapan, dan kekuatan perempuan Indonesia dari dulu hingga sekarang.
Merangkum dari berbagai sumber, berikut kumpulan contoh puisi Ibu Kartini yang bisa jadi referensi untuk mengenang jasa dan perjuangan R.A. Kartini.
1. Habis Gelap Terbitlah Terang
Oleh: Anonim
Itulah pikiranmu
Tanpa batas antara kita dan mereka
Kau menghapus batasan itu
Kau menunjukkannya
Tak ada beda kita dengan mereka
Hidup dan matimu demi itu
Kau korbankan jiwa dan ragamu
Menunjukkan bahwa kita bisa
Kau semangat membara
Usaha dan semangatmu tak pernah mati
Meski cacian sering menerjang,
Kau tetap bersemangat Untuk menghancurkan dinding pembatas
Hingga selamanya
Kini, hasil mu telah terasa
Kau menunjukkannya
Kau adalah inspirasi setiap perempuan
Kau adalah inspirasi negeri ini
Kau adalah Ibu kita
Terima kasih dengan jasamu
Yang menuntun kami
Menjadi orang kuat
Menjadi orang hebat
2. Kartini Masa Depan
Oleh: Fiddinillah
Aku perempuan Indonesia
Menelan gelap menjadi pagi
Menantang kebodohan diri sebagai jati diri seorang aku
Mungkin lelah menggoda berkata sudah
Tapi sadar, diri kecil menyandang cita-cita tinggi
Bila satu buku saja sudah menjadi penerang jalan,
Membias ke segala penjuru,
Menerobos celah tirai jendela dunia
Mengapa tak kucoba satu buku lagi saja?
Aku perempuan Indonesia
Tak akan buta menjadi identitasku
Bila payahnya literasi menjadikanku bungkam, aku tak mau seperti itu.
Biarlah hitam mataku, kapal tanganku, rontok rambutku
Jauh lebih baik bagiku daripada gelap dunia ku
Aku mampu berdaya
Kelak, bila mana aku dapat melihat dunia
Akan ku seberangi pelita kepada perempuan Indonesia ku
Aku perempuan Indonesia
Aku potensi Indonesiaku
3. Emansipasi Wanita
Oleh: R.A. Kartini
Kau adalah wanita yang lahir di masa penjajahan
Seorang gadis cantik yang tumbuh dengan penuh perjuangan
Kau perjuangkan nasib wanita di negeri ini
Kini perjuanganmu telah berbuah manis
Coba kau lihat saat ini
Tak ada lagi wanita yang menderita
Tak ada lagi wanita yang tidak boleh bekerja
Karena sekat pembatas itu telah kau robohkan
Kini semua wanita bahagia
Karena mereka bebas untuk meraih cita
Bahkan wanita kini memiliki peran utama di mata dunia
4. Kasih Lembut Ibu Pertiwi
Oleh: Alif Fia Wiraninda
Kartini...
Siapa yang tak mengenalmu, wahai Kartini
Wanita yang tangguh, wanita yang tak pernah merasa takut
Untuk melawan kejinya dunia ini
Lembut kasihmu
Ramah tutur katamu
Membuat dunia ini menangis bersimbah darah atas kepergianmu
Kau adalah wanita terhebat bagiku
Kau adalah ibu dari milyaran wanita di dunia ini
Kau mampu mempertaruhkan nyawamu demi negeri ini
Demi wanita Indonesia
Juga demi Bangsa Indonesia.
Terima kasih Kartini.
5. Bagimu Srikandi
Oleh: R.A. Kartini
Tanah jawa sang tanah para pujangga
Tak lekang mengais kata
Untuk sang Srikandi Pejuang Wanita
Untuk Sang Kartini Pahlawan Bangsa
Tabir kecantikan menghiasi wajah
Menghela cinta di balik pasrah
Perempuan kau jadikan anugerah
Bukan sebagai alat segala nafsu
Wahai Srikandi,
Kau berjuang dari balik keayuan
Menuang keanggunan diantara impian
Untuk kebebasan, untuk kesetaraan
Itulah kumpulan contoh puisi Ibu Kartini yang menginspirasi dan menggugah hati serta bisa dijadikan referensi. Semoga bermanfaat.
(pua/rti)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2
















































