Jakarta, CNN Indonesia --
Duel Manchester City vs Arsenal akan jadi laga krusial yang ikut menentukan juara Premier League. Kedua kubu wajib menganggap momen ini sebagai partai hidup mati.
Big match antara Man City vs Arsenal bakal tersaji di Stadion Etihad, Minggu (19/4) pukul 22.30 WIB. Bak roda kehidupan, pemenang pertandingan akan perkasa.
Jika The Gunners yang merebutnya, maka posisinya semakin kukuh di puncak klasemen. Namun apabila The Citizens yang merengkuhnya, motivasi tinggi bakal membuncah seiring jarak poin yang di antara mereka yang kian menipis.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini Arsenal masih di tempat tertinggi dengan 70 poin. Sedangkan Man City menempel ketat di posisi kedua dengan 64 angka plus tabungan satu pertandingan.
Kemenangan atas Arsenal dan laga lainnya memungkinkan tim asuhan Pep Guardiola mengkudeta singgasana.
Dapat dibilang laga ini merupakan momentum paling tepat bagi Man City untuk membalap sang rival. Sebab konsentrasi Arsenal sedang terpecah di tengah jadwal ekstra padat dalam kompetisi domestik dan panggung Eropa.
Rintangan besar langsung dihadapi Arsenal usai lolos semifinal Liga Champions 2025/2026. Dalam 11 hari, ada tiga pertandingan penting di dua perhelatan untuk Meriam London.
Seluruh ajang sama-sama krusial bagi capaian prestasi The Gunners yang terakhir kali mengangkat trofi major pada Piala FA 2019/2020. Ambisi inilah yang bisa dirusak oleh Man City yang secara jadwal lebih berongga.
Manchester Biru memang masih berkompetisi di dua ajang yakni Premier League dan FA Cup. Namun dengan keduanya sama-sama turnamen domestik, Man City tak perlu repot-repot bepergian keluar negeri yang bisa menguras tenaga.
Faktor ini dapat menguntungkan bagi Man City. Tinggal bagaimana mereka berkehendak untuk memaksimalkannya.
Secara komposisi skuad, Man City lebih diunggulkan dengan jumlah pemain cedera tak sebanyak Arsenal. Saat ini ada empat pemain yang bermasalah pada fisiknya dari kubu tamu. Mereka adalah Nico O'Reilly, Ruben Dias, Josko Gvardiol, dan John Stones.
Sedangkan Arsenal tercatat enam pemainnya sedang cedera. Nama-nama bintang seperti Bukayo Saka, Jurien Timber, Noni Madueke, Mikel Merino, Riccardo Calafiori, dan Martin Odegaard terpaksa menepi.
Keadaan ini mempersulit pelatih Arsenal, Mikel Arteta untuk mengerahkan kekuatan penuh. Bisakah The Gunners mengatasi dominasi dan gempuran Erling Haaland dan kawan-kawan?
Bersambung ke halaman berikutnya...
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2
















































