Lalui Laga Maraton Lagi, Zverev Tembus Babak Ketiga AS Terbuka

2 weeks ago 27
Lalui Laga Maraton Lagi, Zverev Tembus Babak Ketiga AS Terbuka Petenis Jerman Alexander Zverev beraksi pada babak kedua AS Terbuka 2026 melawan petenis Prancis Quentin Halys di Flushing Meadows, New York, Amerika Serikat, Kamis (3/9/2026).(Dok. AS Terbuka)

PETENIS unggulan teratas asal Jerman, Alexander Zverev, kembali harus menguras energi ekstra untuk mengamankan tempat di babak ketiga Amerika Terbuka 2026. Bertanding di Arthur Ashe Stadium, Jumat (4/9) WIB, Zverev dipaksa bermain lima set selama 4 jam 33 menit sebelum akhirnya menundukkan wakil Prancis, Quentin Halys.

Zverev menyudahi perlawanan sengit Halys dengan skor akhir 6-4, 4-6, 7-6 (7/3), 6-7 (3/7), dan 6-3. Kemenangan ini menjadi catatan melelahkan bagi petenis berusia 29 tahun tersebut, mengingat ia juga harus bermain lima set pada laga pembuka. Secara total, Zverev telah menghabiskan hampir 10 jam di lapangan hanya dalam dua pertandingan pertama di New York.

Duel Sengit Hingga Dini Hari

Pertandingan yang berlangsung dramatis ini baru berakhir sekitar pukul 02.15 waktu setempat. Meski laga memasuki dini hari, ribuan penonton tetap bertahan di tribun untuk memberikan dukungan. Zverev pun memberikan apresiasi tinggi kepada para penggemar yang setia menemaninya hingga akhir laga.

"Beberapa ribu orang yang bertahan hingga akhir menggantikan 15 ribu orang yang sudah meninggalkan stadion," ujar Zverev dalam wawancara di lapangan. Ia juga sempat berseloroh mengenai kondisi fisiknya, "Empat setengah jam lagi, pukul 02.15 pagi. Untuk itulah saya pergi ke pusat kebugaran."

Jalannya Pertandingan

Zverev memulai set pertama dengan cukup meyakinkan. Ia berhasil memanfaatkan satu-satunya peluang break untuk memimpin 5-4 dan menutup set pertama dengan keunggulan. Namun, situasi berbalik di set kedua. Meski sempat berpeluang melakukan break pada kedudukan 5-4, Zverev justru kehilangan fokus saat memegang servis. Kesalahan ganda (double fault) membuatnya kehilangan set kedua setelah Halys mengonversi set point pada kedudukan 15-40.

Memasuki set ketiga, persaingan semakin memanas. Zverev sempat tertinggal jauh 1-4 sebelum akhirnya bangkit dan memaksakan tiebreak. Di fase krusial ini, Zverev tampil dominan dan menang 7-3. Namun, Halys tidak menyerah begitu saja. Petenis Prancis itu membalas di set keempat melalui drama tiebreak yang serupa untuk memaksa pertandingan berlanjut ke set penentuan.

Pada set kelima, faktor kelelahan mulai terlihat pada Halys. Tekanan yang diberikan Zverev membuat Halys melakukan kesalahan fatal saat pukulan forehand-nya melebar, memberikan break penting bagi Zverev. Unggul 5-3, Zverev kembali melakukan break di gim terakhir untuk memastikan kemenangan.

Tantangan Berikutnya

Meski menang, Zverev mengakui bahwa level permainannya belum mencapai performa terbaik. "Penampilan saya sejujurnya cukup buruk, tetapi saya menang dan itu yang paling penting," tegasnya.

Kini, Zverev harus segera memulihkan kondisi fisiknya sebelum menghadapi tantangan berikutnya. Di babak ketiga, ia dijadwalkan bertemu dengan petenis asal Cile, Alejandro Tabilo. Dengan beban fisik yang menumpuk dari dua laga maraton sebelumnya, pemulihan akan menjadi kunci utama bagi Zverev untuk terus melaju di turnamen Grand Slam ini. (AFP/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |