Liverpool vs Atletico Madrid(instagram/@liverpoolfc)
LIVERPOOL untuk pertama kalinya menurunkan tiga pemain dengan nilai fantastis dalam satu pertandingan. Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Bradley Barcola tampil bersamaan saat The Reds menaklukkan Atletico Madrid 2-1 pada laga pembuka Liga Champions di Anfield, Kamis (10/9) dini hari WIB.
Ketiga pemain tersebut masing-masing bernilai transfer lebih dari 100 juta poundsterling. Total nilai transfer ketiganya lebih dari 360 juta poundsterling atau sekitar Rp7 triliun. Barcola menjadi pemain terakhir yang bergabung setelah Liverpool mendatangkannya dari Paris Saint-Germain (PSG) dengan nilai yang dapat mencapai 123 juta.
Barcola menjalani debut sebagai starter bersama Isak dan Wirtz di lini depan. Kehadiran trio mahal tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam laga pertama Andoni Iraola menangani Liverpool di Liga Champions.
Meski kesulitan membobol lawan, Liverpool sebenarnya mengawali pertandingan dengan permainan agresif. Isak hampir membuka keunggulan setelah menyambut serangan yang dibangun Dominik Szoboszlai. Namun, upaya penyerang Swedia itu masih melebar.
Keinginan Liverpool menyerang dengan intensitas tinggi justru membuat pertahanan mereka terbuka. Atletico memanfaatkan ruang tersebut melalui serangan balik. Alisson Becker harus bekerja keras untuk mencegah Julian Alvarez menggandakan tekanan Atletico. Penjaga gawang asal Brasil itu melakukan penyelamatan penting dari tembakan jarak jauh Alvarez.
Atletico akhirnya memecah kebuntuan melalui Marcos Llorente. Pemain Spanyol itu memanfaatkan umpan Alvarez sebelum melepaskan tembakan yang tidak mampu dihentikan Alisson.
Gol tersebut kembali memperlihatkan ketajaman Llorente ketika bermain di Anfield. Ia kini telah mencetak lima gol dalam tiga kunjungan terakhir Atletico ke markas Liverpool.
Liverpool tidak tinggal diam. Barcola memiliki dua peluang untuk mencetak gol dalam penampilan perdananya sebagai starter. Namun, winger Prancis itu gagal menaklukkan Jan Oblak ketika hanya berhadapan dengan kiper Atletico tersebut.
Tekanan Liverpool akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-40. Ronald Araujo melakukan sentuhan yang mengarahkan bola kepada Szoboszlai. Pemain Hungaria itu kemudian melepaskan tembakan ke sudut bawah gawang untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Barcola kembali memperoleh peluang emas pada awal babak kedua. Kali ini Wirtz mengirimkan umpan yang membebaskannya di dalam kotak penalti. Namun, tembakannya masih melebar.
Kegagalan Barcola tersebut tidak berujung fatal bagi Liverpool. Alexis Mac Allister muncul sebagai penentu kemenangan melalui tembakan dari luar kotak penalti. Gelandang Argentina itu melepaskan tembakan menggunakan kaki kirinya yang bukan kaki utama. Bola meluncur deras ke gawang Atletico dan membawa Liverpool berbalik unggul 2-1.
Gol tersebut memiliki arti khusus bagi Mac Allister. Sehari sebelum pertandingan, dia mengungkapkan kekecewaannya karena belum mendapat tawaran kontrak baru dari Liverpool. Dalam beberapa bulan terakhir, Dominik Szoboszlai dan Ryan Gravenberch lebih dahulu memperpanjang masa kerja mereka.
Mac Allister juga sempat dikaitkan dengan Atletico pada bursa transfer. Namun, dia menjawab berbagai spekulasi tersebut dengan performa di lapangan sekaligus memastikan Liverpool meraih tiga poin.
Kemenangan Liverpool sempat diwarnai kekhawatiran ketika Barcola berhenti berlari sambil memegangi betis sebelum pertandingan memasuki satu jam. Iraola memastikan pemain tersebut tidak mengalami cedera serius.
Menurut Iraola, Barcola hanya mengalami kram setelah menjalani starter pertamanya dalam waktu cukup lama. Pemain tersebut bahkan belum mendapatkan menit bermain pada pramusim.
"Kami sedikit terburu-buru memainkannya karena dia tidak mendapat menit bermain sama sekali pada pramusim. Kami ingin dia berada di lapangan dan akhirnya memutuskan untuk memberinya kesempatan. Kami meminta apa pun yang masih bisa dia berikan," ujar Iraola.
Di kubu Atletico, Alvarez menjadi salah satu pemain yang mendapat perhatian. Penyerang Argentina itu baru menjadi starter untuk pertama kalinya musim ini setelah beberapa bulan terakhir masa depannya menjadi sorotan.
Pelatih Atletico Diego Simeone menilai Alvarez menunjukkan respons positif. Sang pelatih mengapresiasi kemauan sang penyerang untuk terus terlibat dalam permainan.
"Saya pikir Julian tampil luar biasa. Dia terus meminta bola sejak menit pertama hingga menit ke-90 dan itu membuat saya sangat senang. Itulah penampilan yang ingin saya lihat darinya," kata Simeone.
Atletico kini harus segera berbenah setelah kembali menelan kekalahan. Sebelumnya, mereka dihantam Athletic Bilbao 3-0 di La Liga. Hasil itu membuat Atletico tertinggal lima poin dari persaingan di papan atas kompetisi domestik. Sementara itu, Liverpool mendapatkan modal penting untuk memulai perjalanan di Liga Champions. (H-4)


















































