PSG vs Slovan Bratislava di Liga Champions(Instagram/@PSG)
PELATIH Paris Saint-Germain (PSG) Luis Enrique memuji penampilan Ousmane Dembele. Winger Prancis itu tampil gemilang dalam kemenangan telak 6-1 atas Slovan Bratislava pada laga pembuka Liga Champions di Parc des Princes, Kamis (10/9) dini hari WIB.
Dembele menjadi motor serangan PSG dengan mencetak dua gol sekaligus menyumbang dua assist. Penampilan tersebut menjadi jawaban setelah peraih Ballon d'Or itu belum banyak dimainkan PSG pada awal musim karena masih membangun kembali kebugarannya setelah Piala Dunia.
Luis Enrique menilai Dembele kembali menunjukkan kemampuan terbaiknya, terutama dalam menciptakan peluang dan menjalankan pressing untuk membantu permainan tim.
"Itulah Ousmane yang kita semua kenal dan yang sudah kita lihat dalam tiga tahun terakhir. Ketika melihat kemampuannya menciptakan peluang, melakukan pressing, dan membantu tim, sungguh menyenangkan," ucap Enrique.
"Dia bermain sangat baik. Kebugarannya akan meningkat secara bertahap, tetapi melihat pemain seperti dia tampil seperti ini sungguh luar biasa," lanjutnya.
Dembele membuka pesta gol PSG sebelum kembali mencetak gol kedua pada babak pertama. Ia kemudian berperan dalam dua gol Ferran Torres yang mengemas hattrick dalam debutnya di kompetisi Eropa bersama PSG.
Fabian Ruiz melengkapi kemenangan PSG.
Hasil tersebut terasa semakin impresif karena Luis Enrique tidak menurunkan dua pemain andalannya, Khvicha Kvaratskhelia dan Desire Doue, sejak awal pertandingan.
Luis Enrique juga memberikan apresiasi kepada Yaya Toure yang menangani Slovan Bratislava. Kekalahan telak tidak mengurangi penilaian positifnya terhadap upaya mantan gelandang Barcelona dan Manchester City tersebut dalam membangun permainan tim.
"Memang sulit bermain tandang melawan tim yang menjadi juara dalam dua tahun terakhir. Namun, saya menyukai cara mereka mencoba bermain," ujar Luis Enrique.
"Ini bukan hari terbaik bagi mereka karena kami menunjukkan betapa sulitnya menghadapi PSG ketika kami melakukan pressing dengan intensitas seperti itu. Situasi tersebut sulit bagi lawan mana pun, tetapi dia memiliki kualitas untuk menjadi pelatih hebat," imbuhnya.
Toure merupakan pelatih asal Afrika pertama yang memimpin sebuah tim di Liga Champions. Ia membawa Slovan melewati tiga babak kualifikasi sebelum memastikan tempat di fase liga.
Toure sendiri mengakui perbedaan kualitas antara Slovan dan PSG masih sangat besar. Menurut dia, pertandingan tersebut menjadi pengalaman penting bagi anak asuhnya untuk memahami tuntutan menghadapi klub-klub elite Eropa. Toure juga mengakui performa apik Dembele.
"Menurut saya, PSG akan kembali menjadi salah satu kandidat kuat untuk memenangkan trofi. Para pemain saya sudah memberikan yang terbaik, tetapi memang tidak mudah menghadapi mereka. Mereka luar biasa," kata Toure.
"Saya tidak mungkin menempatkan empat pemain hanya untuk menjaga Dembele. Saya juga ingin tim saya bermain dan mereka sudah melakukan semua yang mereka bisa," ungkapnya. (H-4)


















































