Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA

4 hours ago 4
Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Presiden FIFA Presiden FIFA Gianni Infantino.(AFP/NORBERTO DUARTE)

GELANDANG legendaris timnas Portugal, Luis Figo, secara terbuka melayangkan tuntutan keras agar Gianni Infantino segera menanggalkan jabatannya sebagai Presiden FIFA. Pernyataan tajam ini disampaikan Figo melalui akun media sosial X miliknya, Kamis (6/8/2026).

Mantan bintang Barcelona dan Real Madrid tersebut menyatakan bahwa dirinya kini bergabung dengan berbagai elemen dalam ekosistem sepak bola dunia yang menyuarakan mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan Infantino.

Tudingan Pembohongan dan Tipu Daya

Dalam unggahannya, Figo tidak ragu menggunakan kata-kata keras untuk menggambarkan situasi di badan tertinggi sepak bola dunia tersebut. Ia menilai Infantino telah gagal memenuhi janji-janji manis yang diucapkan saat pertama kali menjabat.

"Hari ini, saya bergabung dengan berbagai pihak dalam dunia sepak bola untuk mendesak Gianni Infantino mundur dari jabatannya sebagai Presiden FIFA," tulis Figo.

Menurut Figo, Infantino telah mencoreng kehormatan jabatan yang sebelumnya ia janjikan akan ia angkat derajatnya. Lebih lanjut, Figo menuduh pria asal Swiss tersebut telah melakukan pembohongan serta tipu daya demi kepentingan pribadi.

"Ia telah berbohong, menipu, dan mencoba memperkaya diri sendiri dengan mengorbankan olahraga yang seharusnya ia layani," tegas Figo dalam pernyataannya yang tervalidasi melalui kanal media sosial resminya.

Kehilangan Dukungan Internal

Kritik Figo tidak berhenti pada integritas pribadi Infantino. Ia juga menyoroti bagaimana sang presiden mulai ditinggalkan oleh orang-orang terdekatnya di internal FIFA.

Figo mengklaim bahwa Infantino kini telah kehilangan dukungan dari para staf senior, penasihat terdekat, hingga sebagian besar insan yang mengabdikan hidup mereka untuk sepak bola.

Bahkan, Figo menyebut bahwa penerima Penghargaan Perdamaian FIFA pun sudah tidak lagi berdiri di belakang Infantino. Kondisi ini dianggap sebagai sinyal kuat bahwa kepemimpinan saat ini sudah tidak lagi memiliki legitimasi moral.

"Sudah terlambat untuk menyelamatkan martabatnya, namun belum terlambat untuk menyelamatkan sepak bola. Ia harus mundur. Sekarang juga," tutup Figo dengan nada mendesak.

Kontroversi Saham Piala Dunia

Tekanan terhadap Gianni Infantino ini memuncak seiring dengan munculnya wacana kontroversial terkait komersialisasi turnamen paling bergengsi di dunia. Infantino tengah menjadi sorotan tajam setelah menggulirkan rencana untuk menjual sebagian saham Piala Dunia FIFA kepada pihak swasta.

Langkah tersebut memicu gelombang penolakan masif dari berbagai konfederasi sepak bola di berbagai benua. Pihak-pihak seperti UEFA (Eropa), Concacaf (Amerika Utara dan Tengah), hingga AFC (Asia) dilaporkan telah menyatakan reaksi keras terhadap wacana yang dinilai dapat merusak tatanan dan tradisi sepak bola global tersebut. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |