Medan Fashion Trend 2026: Mengangkat Wastra Sumut Menjadi Ikon Global

21 hours ago 1
 Mengangkat Wastra Sumut Menjadi Ikon Global Koleksi Label Kala Surya(MI/Dok. Medan Fashion Trend 2026)

GELARAN fesyen bergengsi Medan Fashion Trend (MFT) 2026 sukses memukau publik dengan menampilkan 521 karya busana hasil kreativitas desainer lokal. Acara yang berlangsung pada 23–26 Juli 2026 di Delipark Medan ini menjadi panggung bagi 43 desainer profesional dan 120 emerging designer untuk memamerkan interpretasi modern mereka terhadap kekayaan wastra Nusantara, khususnya dari Sumatera Utara.

Tahun ini, MFT mengusung tema strategis “Circular Fashion Movement: From Invisible to Iconic”. Tema tersebut mencerminkan visi besar untuk membawa karya-karya lokal yang selama ini kurang terekspos (invisible) agar bertransformasi menjadi produk yang memiliki identitas kuat, bernilai ekonomi tinggi, dan mampu menjadi ikon baru dalam industri mode nasional (iconic).

Project Director MFT 2026, Sofya Moureen, menjelaskan bahwa pemilihan tema ini didasari oleh potensi besar talenta daerah yang belum sepenuhnya tergali.

“Kami ingin menunjukkan bahwa karya-karya lokal memiliki potensi luar biasa untuk menjadi ikon baru fashion Indonesia. MFT hadir sebagai ruang kolaborasi bagi desainer, UMKM, akademisi, hingga pemerintah untuk menciptakan industri yang kreatif dan berkelanjutan,” ujar Sofya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/8).

Data dan Statistik Medan Fashion Trend 2026

Kategori Detail Informasi
Waktu Pelaksanaan 23–26 Juli 2026
Lokasi Delipark Medan
Total Karya Busana 521 Koleksi
Jumlah Desainer 43 Desainer & 120 Emerging Designer
Rangkaian Acara Fashion Parade, Pameran, Talkshow, Workshop, Kompetisi Desain

Selain sebagai ajang pamer karya, MFT 2026 berfungsi sebagai wadah kolaborasi lintas sektor. Acara ini mempertemukan perajin wastra dengan pelaku UMKM dan dunia usaha guna membangun ekosistem fesyen yang berdaya saing global. Berbagai kegiatan edukatif seperti lokakarya dan gelar wicara turut memperkaya wawasan para pelaku industri mengenai tren fesyen berkelanjutan.

Ketua Indonesia Fashion Chamber (IFC) Chapter Medan, Dahnila Nasution, menegaskan pentingnya platform ini dalam melahirkan talenta baru. Menurutnya, penguatan daya saing UMKM fesyen lokal adalah kunci agar wastra Sumatera Utara semakin dikenal di kancah internasional.

“Kami ingin Medan Fashion Trend menjadi platform yang mampu melahirkan talenta-talenta baru sekaligus mengangkat kekayaan wastra Sumatera Utara. Kolaborasi adalah kunci utama untuk membangun industri fashion yang terus bertumbuh dan berkelanjutan,” pungkas Dahnila. (Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |