Megan Thee Stallion Ingin Jadi "Mariah Carey Versi Musim Panas"

1 week ago 22
Megan Thee Stallion Ingin Jadi Rapper Megan Thee Stallion berambisi mendominasi musim panas layaknya Mariah Carey saat Natal. Simak target dan rencana besarnya di sini.(AFP)

MUSIM Natal identik dengan Mariah Carey dan lagu ikoniknya All I Want for Christmas Is You. Terinspirasi oleh fenomena tersebut, rapper asal Houston, Megan Thee Stallion, mengungkapkan ambisinya untuk mendominasi musim panas dengan cara yang serupa.

Dalam wawancara liputan utama bersama majalah InStyle, pelantun lagu Savage tersebut secara terbuka menyampaikan keinginannya untuk menjadikan namanya melekat kuat dengan kedatangan musim panas setiap tahunnya. Secara spesifik, ia menargetkan tanggal 21 Juni, yang menandai dimulainya musim panas secara resmi di belahan bumi utara, sebagai momen spesialnya.

"Saya sangat menyukai Mariah Carey. Mariah adalah penanda Natal," ujar Megan.

"Begitu bulan November dimulai, kita langsung mendengar Mariah mengambil nada tinggi itu. Boom, itu adalah wilayah kekuasaannya. Bagi saya, itu adalah tanggal 21 Juni. Begitu musim panas dimulai, boom, ini saatnya Megan. Saya tidak main-main," lanjut rapper berusia 31 tahun tersebut.

Pernyataan tersebut mencerminkan ambisi besar Megan untuk membangun warisan budaya jangka panjang melalui karya-karyanya. Ambisi ini sebenarnya bukan hal yang baru bagi Megan. Pada tahun 2019, ia memperkenalkan istilah "Hot Girl Summer" yang dengan cepat bertransformasi menjadi tren budaya pop, slogan gaya hidup, hingga lagu kolaborasi populer bersama Nicki Minaj dan Ty Dolla $ign.

Kini, Megan berupaya membawa konsep tersebut ke tingkat yang lebih tinggi. Ia tidak hanya ingin sekadar merilis lagu hit musiman, melainkan membangun sebuah ekosistem bisnis dan hiburan yang ia sebut sebagai "Hot Girl Universe".

Ekspansi bisnis tersebut tercermin dari berbagai lini usaha yang dijalaninya. Selain musik, Megan telah merambah industri kecantikan dengan meluncurkan parfum edisi terbatas Hot Girl Summer Eau de Parfum yang bekerja sama dengan Coty. Portofolio bisnisnya juga mencakup lini pakaian renang, pakaian dan mainan hewan peliharaan, merek tequila, hingga waralaba restoran Popeyes di Miami Beach.

"Saya adalah Hot Girl Summer," tegasnya kepada InStyle. "Jadi mengapa tidak membuat Hot Girl Universe?"

Meski mengepakkan sayap di berbagai bidang bisnis, musik tetap menjadi pilar utama dalam rencana besar Megan. Rapper yang telah memenangkan tiga penghargaan Grammy ini mengonfirmasi bahwa album terbarunya sedang dalam proses penggarapan. Album ini sekaligus menandai kembalinya Tina Snow, alter ego berkarakter tegas yang pertama kali ia perkenalkan pada extended play (EP) tahun 2018.

Langkah ini juga sejalan dengan fase baru dalam perjalanan kariernya. Megan mengumumkan kemitraan antara perusahaan independen miliknya, Hot Girl Productions, dengan label musik Interscope Records untuk urusan distribusi global. Melalui kerja sama ini, Megan tetap memegang hak kepemilikan penuh atas master rekaman dan hak cipta penerbitan karyanya.

Apakah tanggal 21 Juni kelak akan benar-benar menjadi penanda dimulainya "Musim Megan" secara global? Hal tersebut tentu bergantung pada konsistensi karya serta antusiasme para pendengarnya. Namun yang pasti, Megan Thee Stallion telah memasang standar tinggi untuk mengukir namanya di industri musik dunia. (People/Z-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |