Melihat Penanganan Calon Manajer Kopdes Merah Putih yang Sakit saat Latihan Bela Negara

5 hours ago 5

Seorang dokter mengukur tekanan darah dari seorang siswa peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang sakit di sela mengikuti Latihan Bela Negara dan Manajerial calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di RS Pusdikkes Puskesad Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6/2026). Prosedur perawatan kesehatan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang jatuh sakit saat latsarmil atau latihan bela negara ditangani langsung oleh tenaga medis di pos satuan pendidikan sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk penanganan intensif, dimana penanganan disesuaikan dengan diagnosis medis masing-masing peserta. (FOTO : ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Seorang siswa peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang sakit di sela mengikuti Latihan Bela Negara dan Manajerial calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mendapat perawatan di RS Pusdikkes Puskesad Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6/2026). Prosedur perawatan kesehatan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang jatuh sakit saat latsarmil atau latihan bela negara ditangani langsung oleh tenaga medis di pos satuan pendidikan sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk penanganan intensif, dimana penanganan disesuaikan dengan diagnosis medis masing-masing peserta. (FOTO : ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

Sejumlah siswa peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) berbaris saat mengikuti program Latihan Bela Negara dan Manajerial calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Pusdikkes Puskesad Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6/2026). Kementerian Pertahanan mengganti program Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi Latihan Bela Negara dan Manajerial sebagai evaluasi pasca meninggalnya lima peserta latsarmil dengan memastikan kegiatan fisik dan pelatihan militer dikurangi dan fokus kegiatan diarahkan pada pembentukan disiplin, karakter, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta kesiapan manajerial peserta sebagai calon pengelola koperasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Siswa peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang sakit di sela mengikuti Latihan Bela Negara dan Manajerial calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) mendapat perawatan di RS Pusdikkes Puskesad Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/6/2026).

Prosedur perawatan kesehatan bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang jatuh sakit saat latsarmil atau latihan bela negara ditangani langsung oleh tenaga medis di pos satuan pendidikan sebelum dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk penanganan intensif, dimana penanganan disesuaikan dengan diagnosis medis masing-masing peserta.

Kementerian Pertahanan mengganti program Pelatihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil) calon manajer Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menjadi Latihan Bela Negara dan Manajerial sebagai evaluasi pasca meninggalnya lima peserta latsarmil dengan memastikan kegiatan fisik dan pelatihan militer dikurangi dan fokus kegiatan diarahkan pada pembentukan disiplin, karakter, kepemimpinan, kerja sama, tanggung jawab, wawasan kebangsaan, serta kesiapan manajerial peserta sebagai calon pengelola koperasi.

sumber : Antara Foto

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |