Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi

3 days ago 5
Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Lainnya Beri Apresiasi Pemda Berprestasi Mendagri Muhammad Tito Karnavian (tengah).(dok.Kemendagri)

MENTERI Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi pemerintah daerah (pemda) yang menunjukkan kinerja terbaik melalui gelaran Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatra di Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (12/8). Gelaran tersebut menjadi bagian dari rangkaian pemberian penghargaan kepada pemda atas capaian kinerja dan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan di enam regional, yakni Sumatra, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), Jawa-Bali, Sulawesi, dan Papua.

“Masuk kepada batch kedua, gelombang kedua ini, dimulai di Sumatra. Ini kita laksanakan di Kota Batam,” ujar Mendagri pada acara yang dihadiri Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto, gubernur dan bupati/wali kota se-Sumatra, serta pejabat terkait lainnya itu.

BINA PEMDA

Penghargaan itu meliputi empat kategori, yakni akses dan kualitas layanan kesehatan, implementasi program tiga juta rumah, pengelolaan sampah dan lingkungan asri, serta akses penduduk ke layanan pendidikan. Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch I telah digelar di enam regional. Namun, kategori penghargaan yang diberikan berbeda, yakni penurunan tingkat pengangguran, creative financing, pengendalian inflasi, serta penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting.

Lebih lanjut, Mendagri mengatakan, pemberian penghargaan tersebut merupakan bentuk keseimbangan dalam pembinaan pemda. Menurutnya, selain melakukan pengawasan dan memberikan arahan, pihaknya juga perlu memberikan penghargaan kepada daerah yang berhasil menunjukkan kinerja. “Karena selama ini kita dari Kemendagri ’neken-neken’ terus, neken’ inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan berbagai macam instruksi lain-lain, inilah <i>balance<p>-nya dalam bentuk <i>reward<p> penghargaan kepada daerah-daerah berprestasi,” jelasnya.

PERBAIKI KINERJA

Dirinya pun mengingatkan kepada daerah yang belum menerima penghargaan agar berbenah memperbaiki kinerja. “Bagi yang belum beruntung, masih ada lagi, putaran berikutnya lagi, khusus Sumatra nanti ada satu putaran lagi. Kita akan sampaikan nanti kriteriannya apa untuk bisa diperlombakan, supaya rekan-rekan bisa berbenah,” pungkasnya.

Adapun penerima penghargaan kategori akses dan kualitas layanan kesehatan tingkat provinsi, yakni Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Provinsi Sumatra Selatan. Kemudian di tingkat kabupaten, yakni Kabupaten Bangka Barat, Kabupaten Belitung, dan Kabupaten Bintan. Di tingkat kota, yaitu Kota Pariaman, Kota Padang Panjang, dan Kota Pangkalpinang.

PARA JUARA

Kategori implementasi program tiga juta rumah untuk tingkat provinsi, yakni Provinsi Sumatra Utara dan Provinsi Jambi. Kemudian di tingkat kabupaten, yaitu Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Kerinci, dan Kabupaten Way Kanan. Sementara di tingkat kota, yakni Kota Bandar Lampung, Kota Pekanbaru, dan Kota Batam.

Kemudian kategori pengelolaan sampah dan lingkungan ASRI untuk tingkat provinsi, yakni Provinsi Sumatra Barat dan Provinsi Kepulauan Riau. Kemudian di tingkat kabupaten, yaitu Kabupaten Samosir, Kabupaten Lampung Selatan, dan Kabupaten Bintan. Di tingkat kota, yaitu Kota Sabang, Kota Padang, dan Kota Jambi.

BERI MOTIVASI

Terkahir, kategori akses penduduk ke layanan pendidikan untuk tingkat provinsi, yaitu Provinsi Aceh dan Provinsi Lampung. Kemudian di tingkat kabupaten, yakni Kabupaten Simeulue, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Nias Utara. Di tingkat kota, yaitu Kota Sawahlunto, Kota Sungai Penuh, dan Kota Banda Aceh.

Mendagri pun mengajak kementerian dan lembaga lainnya untuk turut memberikan apresiasi kepada pemda yang berkinerja baik. Menurutnya, ajang penghargaan terhadap pemda dapat menjadi sarana untuk memberikan motivasi sekaligus mendorong peningkatan kinerja daerah. “Sehingga saya mengundang rekan-rekan menteri atau pimpinan lembaga yang ingin memanfaatkan acara ini, kalau mau juga memberikan penghargaan, silakan,” ujarnya.

BEDAH RUMAH

Mendagri mengungkapkan, langkah tersebut telah dilakukan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kementerian tersebut memberikan kuota bedah rumah kepada daerah penerima penghargaan kategori Implementasi program tiga juta rumah.

“Kalau tadi yang lain diberikan dalam bentuk penghargaan insentif fiskal, jadi bukan untuk pribadi, itu dimasukkan dalam APBD tidak tunai, tapi langsung masuk rekening nanti, rekening keuangan daerah. Khusus untuk perumahan, memberikannya dalam bentuk kuota bedah rumah,” jelasnya.

APRESIASI LEBIH

Mendagri menambahkan, peluang serupa terbuka bagi kementerian lainnya, termasuk Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), untuk memberikan apresiasi melalui dukungan atau program yang sesuai dengan kewenangannya.

“Mungkin Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan, mungkin mereka punya dana alokasi khusus di bidang-bidang tertentu, maka kita persilakan juga kalau mau bergabung,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mendagri menilai apresiasi kepada pemda juga penting untuk mengenalkan kepala daerah berprestasi kepada publik. Dirinya prihatin terhadap adanya sejumlah kepala daerah yang terjerat masalah hukum sehingga berdampak terhadap penilaian publik. “Tapi di balik itu, dengan acara seperti ini, kita juga ingin menunjukkan banyak kepala daerah yang baik-baik dan berprestasi,” jelasnya. (Cah/P-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |