Menepi di Situ Gunung

1 week ago 7
Menepi di Situ Gunung Destinasi Situ Gunung, berlokasi di Kadudampit, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.(Dok Situ Gunung Bridge)

Tak terpaut jauh dari Ibu Kota, ada hamparan alam yang menyajikan pengalaman nan lengkap, mulai yang menerbitkan adrenalin, hingga hijau yang syahdu. Bonusnya, target jumlah langkap tercapai!

Akhir pekan ini, mari menikmati menikmati alam, berjalan kaki sambil menikmati segarnya panorama sawah, kebun, hingga pepohonan tinggi. Ada rute yang sedikit menanjak, namun targetnya lebih pada jumlah langkah kaki yang diraih, serta pengalaman menikmati alam dengan sensasi yang berbeda.      

Destinasi Situ Gunung, berlokasi di Kadudampit, Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Dari Jakarta, saat lalu lintas lengang, jarak yang ditempuh bisa mencapai 3 jam. Arahkan petunjuk peta menuju wilayah Kadudampit. Namun, kini muncul pula gaya berwisata ke Sukabumi menggunakan kendaraan umum, yang memadukan kereta api, angkot, hingga ojek yang disebut lebih menantang dan kaya cerita. 

Di gerbang masuk, diharuskan membayar Rp27.000 di hari kerja dan Rp37.000 di akhir pekan dan tanggal merah serta berbagai paket wisata yang dihargai mulai Rp140.000 hingga Rp370.000, yang meliputi makanan dan minuman, destinasi yang dituju, serta kegiatan yang dipilih. Opsinya adalah berkemah, mengunjungi danau, air terjun, jembatan gantung, hingga menginap di villa.

Namun, tentu saja ikon di sini adalah Jembatan Gantung atau Supension Bridge, yang dibuka sejak 2018, serta menyendang predikat sebagai jembatan gantung terpanjang di Indonesia bahkan di Asia. Panjangnya sekitar 240 meter dengan lebar 2 meter dan ketinggian sekitar 120-150 meter di atas lembah. Saat melintas, Anda akan dipasangi alat pengaman. Sambil menunggu giliran, di sini tersedia kafe buat menikmati kopi atau teh hangat serta camilan yang sedap.

Letak jembatan gantung ini sekitar 500 meter dari pintu masuk utama. Jembatan terbuat dari sling baja yang sangat kuat dengan kayu ulin yang terkenal kekuatannya. Bayangkan melintasi kanopi hutan tropis yang lebat dan menghijau sejauh mata memandang.

Usai adrenalin dipacu, turun dari jembatan, penjelajahan berlanjut menuju Curug Sawer. Jalurnya cenderung menurun dan diperlukan waktu sekitar 20-30 menit untuk mencapainya. Di sini pun tersedia aneka warung yang dikelola masyarakat.

Di sini, sensasinya terasa mirip di musim hujan. Cipratan air terjun yang deras meluncur menyerupai gerimis. Ada pula asap putih yang keluar di bawahnya.

Puas menkmati Curug Sawer, langkahkan Kembali kaki menuju danau, pilihannya melewati jembatan gantung Kembali atau melalui bumi perkemanan, sekitar 30 menit saja. Ada banyak tanaman dan pohon-pohon tinggi yang sosoknya megah memikat di sepanjang jalan. Di tengah perjalanan, Anda juga bisa menyambangi wahana flying fox dengan tarif Rp75.000 per orang.

Sesampainya di Danau Situ Gunung, Anda akan menemukan ketenangan dan kesejukan. Paling asyik buat berlama-lama di sini, menikmati desau angin, menikmati waktu yang melambat.

Setelah puas menenggelamkan diri dalam keheningan, maka perjalanan di Situ Gunung bisa diakhiri, atau justru disambung dengna kisah berkemah di pinggir danau. Dalam satu hari, jumlah langkah kaki mengeksplorasi bisa mencapai 12.000, keren kan! (X-6)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |