Mengapa Jean Grey Berbeda di Spider-Man 4? Kevin Feige Menjelaskan

6 hours ago 1
Mengapa Jean Grey Berbeda di Spider-Man 4? Kevin Feige Menjelaskan Ilustrasi.(Magnific)

SALAH satu aspek terbaik dari Spider-Man: Brand New Day ialah kebangkitan kembali galeri musuh sang pahlawan laba-laba. Setelah No Way Home membawa kembali villain klasik seperti Green Goblin (Willem Dafoe) dan Doc Ock (Alfred Molina) yang kemudian kembali ke lini masa masing-masing, jagat MCU sempat terasa kosong. Brand New Day mencoba mengisi kekosongan tersebut dengan menghadirkan kameo dari Scorpion (Michael Mando), Tombstone (Marvin Jones III), dan beberapa villain minor lain.

Namun, semua karakter tersebut akhirnya harus mengalah pada antagonis utama film ini yang membawa Peter Parker (Tom Holland) ke arah yang sangat berbeda. Peringatan: Artikel ini mengandung spoiler untuk Spider-Man: Brand New Day.

Jean Grey: Kejutan Antagonis Utama

Antagonis utama dalam Brand New Day cukup mengejutkan karena terasa sangat berbeda dari villain Spider-Man pada umumnya. Film ini secara terselubung menjadi cerita asal-usul (origin story) bagi X-Men di MCU. Meski kata mutan tidak diucapkan secara eksplisit, Marvel tampak sedang menyiapkan karpet merah untuk kedatangan tim pahlawan tersebut.

Villain utama film ini ialah Jean Grey, yang diperankan oleh Sadie Sink. Dalam versi MCU, Jean digambarkan sebagai telepatis kuat yang menjadi korban dari Department of Damage Control.

Berbeda dengan komik, Jean di film ini menggunakan kekuatannya untuk mengambil alih tubuh warga sipil dan mengendalikan mereka seperti boneka. Penggambaran ini murni sebagai karakter jahat yang memicu pertanyaan bagaimana Marvel akan mengubahnya menjadi sosok pahlawan di masa depan bersama X-Men.

Proses Pemilihan Villain oleh Kevin Feige

Presiden Marvel Studios, Kevin Feige, mengungkapkan dalam kunjungannya ke sekolah film USC bahwa naskah film ini mengalami banyak perubahan terkait sosok penjahat utamanya. "Ada satu versi penjahat, lalu versi lain. Kemudian ada versi karakter yang sangat tidak dikenal (obscure) yang belum pernah didengar siapa pun," ujar Feige.

Bahkan Tom Holland sempat mengusulkan karakter tertentu untuk dihadapi Spider-Man, tetapi usulan tersebut tidak bisa digunakan. Tim kreatif akhirnya memilih Jean Grey karena mereka menginginkan karakter muda yang seumuran dengan Peter, tetapi tidak memiliki mentor untuk membimbingnya. Kehadiran Sadie Sink dianggap sebagai faktor yang mengunci keputusan untuk menggunakan Jean Grey.

Karakter yang Hampir Muncul: Karma dan Mister Negative

Banyak penggemar menyadari bahwa asal-usul Jean Grey di film ini justru lebih mirip dengan karakter X-Men lain bernama Karma (Xuân Cao Mạnh). Karma adalah anggota New Mutants yang memiliki kemampuan merasuki tubuh orang lain, persis seperti yang dilakukan Jean di Brand New Day. Dalam komik Marvel Team-Up #100, Karma bahkan diperkenalkan sebagai lawan Spider-Man sebelum akhirnya bergabung dengan Profesor Xavier.

Selain Karma, nama Mister Negative juga sempat santer dirumorkan akan menjadi musuh utama. Mengingat judul film ini diambil dari alur komik Brand New Day saat Mister Negative memainkan peran besar, banyak yang berharap karakter Martin Li ini muncul. Mister Negative memiliki kekuatan sentuhan korupsi yang bisa menciptakan pasukan untuk melawan Spider-Man.

Tom Holland sendiri menyebutkan bahwa gim Spider-Man garapan Insomniac--saat Mister Negative menjadi tokoh sentral--merupakan inspirasi besar bagi film ini. Namun, keinginan Marvel untuk terus mengeksplorasi hal baru dan mengintegrasikan X-Men tampaknya menjadi alasan Jean Grey akhirnya dipilih sebagai pusat konflik, meskipun harus mengubah banyak elemen dari karakter aslinya.

Info Penayangan: Spider-Man: Brand New Day saat ini sudah dapat disaksikan di bioskop-bioskop kesayangan Anda. (Inverse/I-2)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |