Ilustrasi pembangunan pipa air.(Dok. Antara)
WARGA kawasan Bengkong dan Batuampar segera terbebas dari masalah tekanan air lemah dan pasokan yang tidak merata. Badan Pengusahaan (BP) Batam memastikan proyek pembangunan jaringan pipa air bersih baru yang menghubungkan kedua wilayah tersebut ditargetkan selesai dan beroperasi penuh pada awal Agustus 2026.
Hingga saat ini, pengerjaan proyek telah mencapai progres lebih dari 86 persen. Beberapa segmen jalur pipa bahkan sudah lebih dulu rampung, seperti ruas Centex–Batuampar yang mencapai 87,51 persen, serta segmen Simpang Jambu–Tanjung Ozon–Batuampar di angka 86 persen.
Direktur Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) BP Batam, Ikul Priyadi, menjelaskan proyek ini menjadi solusi atas keluhan warga yang sudah berlangsung lama. Selama ini, tekanan air di kedua kawasan terus menurun seiring tingginya pertumbuhan penduduk dan kebutuhan air bersih, sementara kapasitas pipa lama sudah tidak memadai.
“Kami tahu betul banyak warga yang kesulitan mengambil air, terutama pada malam hari saat puncak pemakaian. Hal ini bukan karena gangguan saluran, melainkan pipa lama sudah tidak mampu menampung kebutuhan yang terus meningkat,” katanya, Sabtu (11/7).
Pipa baru yang dibangun memiliki kapasitas aliran jauh lebih besar dibandingkan jaringan lama. Nantinya, sistem ini akan menaikkan volume serta tekanan air secara signifikan, sehingga distribusi air bersih menjadi lebih stabil, merata, dan dapat diandalkan untuk seluruh warga Bengkong, Batuampar, dan sekitarnya. (H-3)


















































