Menko Yusril Minta Masyarakat Menahan Diri usai Unjuk Rasa 27 Agustus

3 weeks ago 6
Menko Yusril Minta Masyarakat Menahan Diri usai Unjuk Rasa 27 Agustus Menko Kumham Imipas Yusril.(Antara)

MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, meminta masyarakat menahan diri serta tidak menarik kesimpulan sepihak terkait insiden kericuhan pascademonstrasi di Jalan Pejompongan Raya, Jakarta Pusat, yang terjadi pada Kamis (27/8) malam.

Ia mengatakan saat ini Polda Metro Jaya tengah mendalami rangkaian peristiwa pascademonstrasi tersebut, termasuk mengusut tuntas tewasnya seorang warga bernama Bambang dan kasus penganiayaan terhadap siswa kelas 12 bernama Faturrohman.

"Polda Metro Jaya kini tengah melakukan penyelidikan. Belum ada kesimpulan yang dapat diambil mengenai siapa pelaku dan pihak yang bertanggung jawab. Pendalaman sedang dilakukan untuk sampai pada kesimpulan siapa yang menyuruh, menggerakkan, dan melakukan penganiayaan. Terhadap mereka yang terbukti bertanggung jawab, tentu akan diambil langkah penegakan hukum yang tegas," ujar Yusril melalui keterangannya, dikutip Senin (31/8).

Ia menjelaskan, insiden penganiayaan hingga menyebabkan Bambang meninggal dunia serta penganiayaan terhadap Faturrohman terjadi setelah para pendemo meninggalkan area Gedung DPR dan dalam situasi bentrokan antarkelompok warga di kawasan Pejompongan. Karena itu, Yusril meminta agar peristiwa tersebut tidak dijadikan alasan untuk melakukan aksi balasan atau tindakan kekerasan baru.

"Jangan sampai peristiwa yang sedang diselidiki ini kemudian memicu kericuhan atau kekerasan lanjutan. Kita serahkan prosesnya kepada aparat penegak hukum dan mari kita bersama-sama menjaga ketenangan serta ketertiban masyarakat," pungkas Yusril. (Faj/P-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |