Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.(Anadolu Agency/Fatih Aktaş )
MENTERI Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, akhirnya menanggapi spekulasi yang berkembang mengenai kemungkinan dirinya maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2028. Rubio menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menjalankan tugas di pemerintahan, meskipun ia tidak menutup pintu sepenuhnya untuk masa depan politiknya.
Dalam wawancara dengan stasiun televisi Kolombia, RCN, Rubio menyatakan bahwa tanggung jawabnya sebagai anggota kabinet dan penasihat keamanan nasional menuntut perhatian penuh. Ia menepis kabar bahwa dirinya sudah memiliki rencana matang untuk kontestasi empat tahun mendatang.
“Saya tidak tahu apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi saat ini saya tidak memiliki rencana. Saya 100 persen fokus pada pekerjaan saya,” ujar Rubio sebagaimana dilaporkan Anadolu pada Kamis (10/9/2026).
Opsi Politik yang Tetap Terbuka
Meski Rubio secara publik menyatakan fokus pada tugas negara, laporan dari NBC News menyebutkan bahwa sang diplomat senior tetap menjaga opsinya terbuka. Sumber internal mengindikasikan adanya peluang bagi Rubio untuk menjajaki pencalonan di masa depan. Namun, hingga saat ini, Departemen Luar Negeri AS maupun pihak Rubio belum memberikan komentar resmi terkait laporan tersebut.
Spekulasi mengenai kandidat Partai Republik untuk 2028 mulai menghangat di Washington. Selain Rubio, nama Wakil Presiden AS JD Vance juga dipandang luas sebagai tokoh potensial yang akan memimpin tiket Partai Republik di pemilu mendatang.
Dinamika Kabinet dan Bursa Capres 2028
Isu pencalonan ini tidak hanya menerpa Rubio. Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth juga dikabarkan tengah menjajaki kemungkinan serupa. Namun, Hegseth telah membantah laporan tersebut dan menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah memimpin Pentagon.
Berikut adalah beberapa nama yang saat ini santer dibicarakan dalam bursa calon pemimpin dari Partai Republik untuk Pilpres 2028 berdasarkan situasi politik terkini:
| Marco Rubio | Menteri Luar Negeri | Fokus tugas, opsi terbuka |
| JD Vance | Wakil Presiden | Kandidat kuat potensial |
| Pete Hegseth | Menteri Pertahanan | Membantah laporan penjajakan |
Situasi politik di Amerika Serikat diprediksi akan terus dinamis seiring dengan berjalannya masa pemerintahan saat ini, di mana loyalitas terhadap tugas negara akan terus diuji oleh ambisi politik jangka panjang para tokoh kuncinya. (Anadolu/Ant/I-1)


















































