Sejumlah anggota DPR/MPR memberikan tepuk tangan usai menyaksikan video capaian pemerintahan Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Ja(ANTARAFOTO/Dhemas Reviyanto/app/rwa.)
PIMPINAN Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Senin (3/8), menyampaikan undangan menghadiri Sidang Tahunan MPR yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 14 Agustus 2026.
Ketua MPR Ahmad Muzani mengatakan pertemuan tersebut merupakan bagian dari silaturahmi kebangsaan yang dilakukan MPR dengan berbagai lembaga negara. Agenda utama pertemuan kali ini adalah menyerahkan undangan kepada Presiden untuk menghadiri sidang tahunan.
"Hari ini pimpinan MPR akan bertemu dengan Bapak Presiden sebagai bagian dari silaturahmi kebangsaan yang kita lakukan dengan beberapa lembaga negara. Hari ini kedatangan kami akan mengundang Presiden dalam Sidang Tahunan MPR yang rencananya akan digelar pada hari Jumat tanggal 14 Agustus," kata Muzani kepada pewarta di Istana Kepresidenan.
Muzani menjelaskan, pertemuan dengan Prabowo kali ini hanya membahas agenda MPR. Saat ditanya apakah pimpinan MPR juga akan terlibat dalam agenda penyambutan tamu negara, ia memastikan kunjungan tersebut bersifat khusus untuk urusan MPR.
Menyoal pelaksanaan Sidang Tahunan MPR tahun ini, Muzani belum mengungkapkan apakah akan ada hal berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia hanya meminta publik menunggu pelaksanaan sidang tersebut.
Selain mengundang Prabowo, MPR juga akan mengundang seluruh presiden dan wakil presiden terdahulu untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR. Tak hanya itu, para ketua umum partai politik juga masuk dalam daftar undangan.
"Semua presiden dan wakil presiden terdahulu kami undang, termasuk ketua umum partai politik kami undang," kata Muzani. (H-4)

















































