Musik Ambyar Tembus Panggung Eropa

1 week ago 5
Musik Ambyar Tembus Panggung Eropa Ndarboy Genk akan memeriahkan Emerald Ambyar Fest di Porto dan Amsterdam pada Oktober 2026.(Dok. Instagram)

MUSIK ambyar Indonesia siap merambah panggung internasional melalui gelaran Emerald Ambyar Fest yang dijadwalkan berlangsung di Eropa pada Oktober 2026. Musisi asal Yogyakarta, Ndarboy Genk, dipastikan menjadi penampil utama dalam rangkaian konser yang akan menyambangi Porto, Portugal, dan Amsterdam, Belanda.

Berdasarkan informasi penyelenggara, Brown Cinnamon Indonesia, festival ini akan dimulai di Porto pada 3 Oktober 2026, kemudian dilanjutkan di Amsterdam pada 9 Oktober 2026. Acara ini diklaim sebagai konser bertema ambyar pertama yang pernah digelar di benua biru. Selain Ndarboy Genk, panggung Emerald Ambyar Fest juga akan dimeriahkan oleh Melinda Slow, Iva Jeniva, dan Cellin.

Ndarboy Genk mengungkapkan bahwa pertunjukan di dua negara tersebut merupakan kesempatan besar untuk memperkenalkan musik berbahasa Jawa dan kultur populer Indonesia kepada audiens global. Ia menekankan bahwa genre ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar lagu sedih.

“Bagi saya, musik ambyar bukan hanya tentang patah hati, tetapi juga tentang bagaimana kita merayakan hidup dan bangkit bersama,” ujar Ndarboy Genk dalam keterangannya.

Pemilihan Portugal dan Belanda sebagai lokasi konser didasari oleh hubungan historis yang kuat dengan Indonesia serta keberadaan komunitas diaspora yang signifikan. Amsterdam dikenal memiliki basis masyarakat Indonesia yang besar, sementara Porto diharapkan menjadi pintu masuk untuk menjangkau audiens baru di wilayah Eropa Selatan.

Perwakilan Brown Cinnamon Indonesia menyatakan bahwa langkah ini merupakan upaya strategis untuk membuka ruang bagi industri kreatif nasional di pasar internasional. Mereka ingin membuktikan bahwa musik ambyar memiliki daya tarik universal yang mampu melintasi batas bahasa dan negara.

Selain menjadi sarana hiburan, Emerald Ambyar Fest diarahkan sebagai ruang pertemuan budaya antara diaspora Indonesia dan masyarakat setempat. Penyelenggara berharap kesuksesan konser ini nantinya dapat mendorong kolaborasi lebih luas antara pelaku industri musik Indonesia dan Eropa di masa depan. (Instagram/Z-10)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |