Mahasiswa UPI kenalkan Rompi untuk bantu Tunanetra.(Dok. Istimewa)
MOBILITAS bagi penyandang tunanetra sering kali menjadi tantangan besar, terutama saat berhadapan dengan rintangan yang tidak terdeteksi oleh tongkat putih konvensional. Menjawab persoalan tersebut, lima mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menciptakan Netravest, sebuah rompi navigasi cerdas berbasis kecerdasan artifisial (AI) yang dirancang untuk memberikan informasi lingkungan secara waktu nyata (real-time).
Perangkat wearable ini dikembangkan oleh Raden Farhan Rizki Septrian, Najwa Adistia Nisrina, Muhammad Fattan Al Farisi, Sulthan Ariq Haikal, dan Hanif Muzaffar Gunawan di bawah bimbingan dosen Muhammad Taufik Dwi Putra, M.T.I. Proyek ini merupakan bagian dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Karsa Cipta (PKM-KC) tahun 2026.
Teknologi Sensor Fusion dan Computer Vision
Netravest tidak sekadar mengandalkan satu sensor, melainkan menggabungkan beberapa teknologi mutakhir melalui pendekatan sensor fusion. Inti dari perangkat ini adalah sistem computer vision yang menggunakan algoritma YOLOv8n, yang telah dilatih dengan lebih dari 30.000 dataset untuk mengenali lebih dari 20 kelas objek rintangan.
Untuk akurasi jarak, tim menyematkan sensor LiDAR (Light Detection and Ranging). "Kedua sumber informasi tersebut kemudian digabungkan melalui sensor fusion. Pendekatan ini memungkinkan kamera dan LiDAR saling melengkapi, terutama ketika karakteristik suatu objek tidak cukup terdeteksi hanya melalui satu sensor," jelas Ketua Tim Netravest, Raden Farhan Rizki Septrian.
Spesifikasi Teknis & Performa Netravest:
- Algoritma: YOLOv8n (Object Detection)
- Sensor: Kamera (Night Vision support) + LiDAR
- Jarak Deteksi: 110 – 150 sentimeter
- Kecepatan Pemrosesan: ~200 milidetik
- Output: Bone Conduction Audio & Haptic Feedback (Getaran)
- Daya Tahan Baterai: Hingga 8 jam
Solusi untuk Rintangan Melayang
Salah satu alasan utama pengembangan Netravest adalah keterbatasan tongkat putih dalam mendeteksi objek yang berada di atas pinggang, seperti papan reklame rendah, spanduk, atau ranting pohon. Rompi ini dirancang untuk mendeteksi rintangan baik di bagian bawah maupun atas bidang pandang pengguna.
Informasi hasil deteksi disampaikan melalui teknologi bone conduction. Pilihan ini sangat krusial karena memungkinkan pengguna tetap mendengar suara lingkungan sekitar tanpa terhalang oleh earphone, yang sangat penting bagi keselamatan tunanetra di ruang publik.
Fitur Pendukung Kemandirian: Pengenal Uang dan SOS
Selain navigasi, Netravest dilengkapi fitur pengenalan nominal uang Rupiah. Pengguna cukup mendekatkan uang ke kamera (jarak sekitar 30 cm), dan sistem akan menyebutkan nominalnya dalam waktu 200 milidetik. Fitur ini bertujuan meningkatkan kemandirian pengguna saat bertransaksi secara offline.
Dari sisi keamanan, terdapat sistem SOS yang terintegrasi dengan aplikasi pendamping dan bot Telegram. Jika pengguna dalam keadaan darurat, mereka dapat menahan tombol pada rompi selama tiga detik untuk mengirimkan lokasi GPS terakhir dan status kondisi perangkat kepada wali atau pendamping.
| Bobot Perangkat | Sekitar 2 Kilogram | 1 Kilogram (Miniaturisasi) |
| Material | Standar Prototipe | Penambahan kain katun & optimasi kenyamanan |
| Konektivitas | Offline (Deteksi) & Online (SOS) | Optimasi sinkronisasi GPS |
Apresiasi dan Harapan
Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Alumni UPI, Prof. Dr. Hj. Siti Nurbayani Kusumaningsih, memberikan apresiasi tinggi terhadap inovasi ini. Menurutnya, Netravest adalah bukti nyata bagaimana kreativitas mahasiswa dapat menghasilkan solusi sosial yang inklusif.
"Netravest menjadi salah satu karya yang membanggakan karena tidak hanya menghasilkan sebuah teknologi, tetapi menunjukkan bagaimana ilmu dan kepedulian sosial mahasiswa dapat diubah menjadi solusi nyata bagi masyarakat," pungkasnya.
Saat ini, tim terus melakukan pengujian fungsional dan pemantauan sejak Agustus hingga September 2026 untuk menyempurnakan aspek ergonomis dan efisiensi daya sebelum perangkat ini siap digunakan secara lebih luas. (AN/I-1)


















































