Niat Renovasi Rumah, Pria Ini Justru Temukan Harta Karun Viking 18,5 Kilogram

2 weeks ago 28
Niat Renovasi Rumah, Pria Ini Justru Temukan Harta Karun Viking 18,5 Kilogram Ilustrasi(Magnific)

Sebuah proyek renovasi rumah yang lazim dilakukan di akhir pekan berubah menjadi peristiwa bersejarah yang mengguncang dunia arkeologi. Di Rebild, Denmark, seorang pemilik rumah yang berniat menggali halaman untuk membangun teras justru menemukan timbunan perak masif seberat 18,5 kilogram yang berasal dari Zaman Viking.

Penemuan ini bukan sekadar tumpukan logam mulia, melainkan kapsul waktu yang membuka tabir jaringan perdagangan global masyarakat Norse pada abad ke-10. Dengan total sekitar 700 benda, temuan ini tercatat sebagai salah satu timbunan perak Viking terbesar yang pernah ditemukan di tanah Denmark.

Kronologi Penemuan di Halaman Rumah

Kejadian bermula saat pemilik rumah melakukan penggalian tanah secara mandiri. Saat cangkul menyentuh benda keras yang tidak biasa, ia menemukan sejumlah benda berbahan perak yang terkubur di bawah lapisan tanah. Menyadari nilai sejarah dari benda-benda tersebut, ia segera menghubungi pihak berwenang.

Arkeolog yang tiba di lokasi segera melakukan ekskavasi sistematis. Sebagian besar benda ditemukan tersimpan rapi di dalam sebuah wadah kuno, sementara beberapa artefak lainnya tersebar di sekitar titik penggalian utama akibat aktivitas tanah selama berabad-abad.

Detail Harta Karun: Dari Batangan Perak hingga Koin Islam

Berdasarkan pemeriksaan awal, timbunan seberat 18,5 kilogram ini terdiri dari berbagai jenis artefak berharga, antara lain:

  • Batangan Perak: Digunakan sebagai alat tukar mentah atau bahan baku perhiasan.
  • Perhiasan: Termasuk gelang dan fragmen kalung dengan ukiran khas era Viking.
  • Kepingan Perak (Hacksilver): Potongan perak yang sengaja dipotong untuk disesuaikan beratnya saat transaksi perdagangan.
  • Koin Kuno: Puluhan koin utuh dan pecahan koin dari berbagai belahan dunia.

Salah satu temuan yang paling ikonik adalah miniatur Palu Thor (Mjölnir). Artefak ini merupakan simbol perlindungan dan kepercayaan kepada dewa petir dalam mitologi Norse, yang menunjukkan identitas religius pemilik harta tersebut pada masanya.

Bukti Jaringan Perdagangan Global Viking

Hal yang paling mengejutkan para peneliti adalah keberagaman asal-usul koin yang ditemukan. Selain koin lokal, tim arkeolog mengidentifikasi adanya koin Anglo-Saxon dari Inggris dan koin yang berasal dari dunia Islam (Dirham).

Keberadaan koin-koin ini memberikan bukti empiris mengenai luasnya jangkauan pelayaran dan perdagangan Viking. Mereka tidak hanya dikenal sebagai pejuang, tetapi juga pedagang ulung yang menghubungkan Skandinavia dengan wilayah Mediterania, Timur Tengah, hingga daratan Inggris Raya.

Analisis Sejarah: Para peneliti dari National Museum of Denmark memperkirakan timbunan ini berasal dari abad ke-10. Pada masa itu, perak adalah simbol status sosial dan keamanan finansial yang disimpan dengan cara dikubur untuk melindunginya dari penjarahan atau sebagai tabungan masa depan.

Pentingnya Pelaporan Temuan Arkeologis

National Museum of Denmark menekankan pentingnya tindakan pemilik rumah di Rebild yang segera melaporkan temuannya. Di Denmark, terdapat hukum mengenai Danefæ, yang menyatakan bahwa benda-benda bersejarah milik negara dan penemunya akan diberikan kompensasi yang adil.

Langkah ini memastikan bahwa artefak tidak jatuh ke pasar gelap dan dapat diteliti secara ilmiah untuk memperkaya narasi sejarah bangsa. Saat ini, para peneliti masih terus melakukan pembersihan dan analisis laboratorium terhadap 700 benda tersebut untuk mengungkap lebih banyak detail tentang kehidupan masyarakat Viking di Denmark utara.

FAQ: Penemuan Harta Karun Viking di Denmark

1. Di mana lokasi persis penemuan ini?
Penemuan terjadi di sebuah properti pribadi di Rebild, wilayah Jutlandia Utara, Denmark.

2. Mengapa Viking mengubur perak mereka?
Viking sering mengubur harta mereka untuk keamanan selama masa perang, sebagai bentuk tabungan, atau karena kepercayaan bahwa harta tersebut dapat dibawa ke alam baka.

3. Apa itu kepingan perak (hacksilver)?
Hacksilver adalah perhiasan atau batangan perak yang dipotong-potong untuk digunakan sebagai uang berdasarkan beratnya, karena pada masa itu nilai perak ditentukan oleh massa logamnya, bukan hanya bentuk koinnya.

4. Mengapa ada koin Islam dalam timbunan Viking?
Ini menunjukkan hubungan dagang yang kuat antara Viking dengan Kekhalifahan Islam melalui rute sungai di Rusia dan Laut Kaspia.

5. Apa yang akan terjadi pada harta karun tersebut sekarang?
Artefak tersebut akan dikonservasi oleh museum, diteliti oleh para ahli sejarah, dan kemungkinan besar akan dipamerkan kepada publik di masa mendatang.

Penemuan di Rebild ini menjadi pengingat bahwa di bawah kaki kita, mungkin tersimpan rahasia besar dari masa lalu yang menunggu untuk ditemukan kembali.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |