Nova Widianto Gabung PBSI, Bidik Kembalikan Kejayaan Ganda Campuran

1 week ago 14
Nova Widianto Gabung PBSI, Bidik Kembalikan Kejayaan Ganda Campuran Pasangan ganda campuran Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti(Antara)

Pelatih ganda campuran Indonesia, Nova Widianto, memastikan komitmennya untuk bekerja keras mengembalikan kejayaan sektor ganda campuran bulu tangkis Indonesia di kancah internasional. Hal ini ia sampaikan setelah resmi kembali menangani Pelatnas PBSI.

"Ada tugas berat di sini tapi biasa lah itu tantangan jadi saya sudah siap. Saya mencoba mengembalikan kejayaan mix double Indonesia," kata Nova Widianto pada acara Media Day Pelatnas PBSI di Jakarta, Kamis (10/9).

Nova sebelumnya sempat berkarier di luar negeri dengan bergabung bersama Asosiasi Badminton Malaysia (BAM) sebagai pelatih kepala ganda campuran pada Januari 2023. Di sana, ia sukses membawa pasangan Chen Tang Jie/Toh Ee Wei meraih gelar juara dunia pada 2025. Setelah mengakhiri masa tugasnya pada akhir Juli 2026, pelatih asal Klaten, Jawa Tengah ini memilih pulang ke tanah air.

Misi Menghidupkan Kembali Era Emas

Nova mengakui bahwa tugasnya kali ini tidak mudah. Ia merasa harus memulai dari nol untuk menghidupkan kembali prestasi ganda campuran yang meredup sejak era pelatih legendaris Richard Mainaky.

Sebagai catatan, di bawah asuhan Richard Mainaky, Indonesia mendominasi dunia melalui pasangan Nova Widianto/Liliyana Natsir yang menjadi juara dunia dua kali pada 2005 dan 2007, serta meraih medali perak Olimpiade Beijing 2008. Kesuksesan tersebut dilanjutkan oleh pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir yang meraih gelar juara dunia 2013 dan 2017, serta medali emas Olimpiade Rio 2016.

Namun, setelah periode tersebut, prestasi sektor ini cenderung meredup selama hampir satu dekade. Nova melihat hal ini sebagai tantangan besar, mengingat Indonesia sebenarnya memiliki banyak talenta potensial.

"Kita harus optimis, yakini, kalau mereka mau bekerja keras, dan saya pelatih juga bekerja keras, saya rasa tidak susah," tegas pelatih berusia 48 tahun tersebut.

Fokus Jangka Pendek dan Asian Games 2026

Dalam program pembinaan jangka pendek, Nova ingin fokus membuka pola pikir para atlet, terutama dalam menjaga konsistensi permainan. Ia menekankan pentingnya mengembalikan kepercayaan diri atlet setelah sering mengalami kekalahan dalam beberapa waktu terakhir.

"Ya kita mulai dari nol lagi. Jangan buat seperti yang kemarin-kemarin," imbuhnya.

Saat ini, Nova tengah fokus mempersiapkan tim ganda campuran untuk menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang yang akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.

Pada ajang tersebut, PP PBSI telah memercayakan sektor ganda campuran kepada dua pasangan, yakni Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah serta duet Nikolaus Joaquin/Siti Fadia Silva Ramadhanti. (Ant/E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |