Ilustrasi(WTA Tour)
NAOMI Osaka datang ke WTA 1000 Toronto dengan tekad memperbaiki catatan penampilannya di Kanada sekaligus membangun kepercayaan diri menjelang Amerika Serikat Terbuka (US Open) 2026. Mantan petenis nomor satu dunia itu berharap tren positif yang ditunjukkannya dalam beberapa pekan terakhir terus berlanjut.
Petenis Jepang itu baru saja mencapai semifinal Washington Open sebelum dihentikan Alexandra Eala dari Filipina. Hasil tersebut menjadi peningkatan dibandingkan penampilannya di turnamen yang sama musim lalu.
Osaka kini ingin membawa momentum tersebut ke Toronto, meski mengakui belum pernah tampil konsisten di kota tersebut. Tahun lalu, ketika turnamen digelar di Montreal, ia berhasil melaju hingga final sebelum dikalahkan petenis tuan rumah Victoria Mboko.
"Saya tampil lebih baik dibandingkan tahun lalu di Washington, jadi saya berharap tren positif ini terus berlanjut," kata Osaka.
"Secara historis saya memang belum pernah bermain sangat baik di sini, jadi saya ingin mengubahnya tahun ini. Saya bisa saja mengingat pengalaman di Montreal, tetapi saya ingin memperlakukan kedua kota ini sebagai turnamen yang berbeda," lanjutnya.
Toronto dan Montreal bergantian menjadi tuan rumah turnamen WTA 1000 Kanada setiap tahun. Prestasi terbaik Osaka di Toronto sejauh ini hanya mencapai perempat final pada 2019. Petenis berusia 28 tahun itu menempati unggulan ke-11 dan menjadikan turnamen ini sebagai bagian penting dalam persiapannya menuju US Open yang dimulai pada 31 Agustus mendatang.
Sejak menjuarai Australia Terbuka 2021, Osaka belum lagi menambah koleksi gelar Grand Slam.
Setelah menjalani cuti panjang karena melahirkan pada 2023, performanya perlahan kembali meningkat. Tahun lalu ia mencapai semifinal US Open, lalu musim ini menembus babak 16 besar Prancis Terbuka untuk pertama kalinya dan mencatat pencapaian terbaik di Wimbledon dengan melaju hingga perempat final. Menurut Osaka, hasil-hasil tersebut menjadi bekal berharga untuk menghadapi rangkaian turnamen lapangan keras.
"Saya berharap bisa mendapatkan banyak kepercayaan diri sebelum tampil di New York. Memang saya kalah pada pertandingan terakhir, tetapi kekalahan itu membantu saya memahami apa yang benar-benar ingin saya lakukan dan bagaimana saya ingin memainkan tenis saya," ujarnya.
Di Toronto, Osaka berpotensi menghadapi lawan berat sejak awal. Ia berada di kuarter yang sama dengan juara Australia Terbuka Elena Rybakina yang menjadi unggulan kedua. Jika melaju hingga babak keempat, Osaka kemungkinan akan berjumpa juara Prancis Terbuka Mirra Andreeva yang menjadi unggulan kelima.
Osaka akan mengawali perjuangannya menghadapi petenis Hungaria Panna Udvardy pada Rabu (5/8) yang lolos setelah Eva Lys mundur akibat cedera pada pertandingan putaran pertama.
Sementara itu, unggulan teratas turnamen ditempati Aryna Sabalenka. Petenis nomor satu dunia asal Belarus itu juga menjadikan Toronto sebagai ajang untuk kembali menunjukkan dominasinya di lapangan keras setelah hasil kurang memuaskan di Prancis Terbuka dan Wimbledon. (H-2)

















































