PANRB Buka Suara Soal 160 Ribu ASN Pensiun, CPNS 2026 Dibuka?

8 hours ago 1

Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengungkapkan,sekitar 160 ribu hingga 166 ribu aparatur sipil negara (ASN) tiap tahunnya pensiun, termasuk sepanjang tahun lalu hingga 2026.

Untuk memenuhi kekosongan posisi dari ASN yang pensiun itu, maka pemerintah berencana menggelar proses rekrutmen calon aparatur sipil negara alias CASN, termasuk untuk formasi CPNS ataupun PPPK.

Namun, belum dapat dipastikan apakah proses itu bisa berlangsung mulai tahun ini atau tidak, karena masih dalam tahap pembahasan antara Kementerian PANRB dengan Kementerian Keuangan, terutama terkait dengan proses penganggarannya.

"Setiap tahun ya sekitar 160.000-166.000 lah yang pensiun, termasuk juga yang di tahun 2025 kemarin. Nah, itu berarti kalau kita menggunakan prinsip zero growth, ya berarti yang 160.000 itulah yang akan kami rekrut," kata Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB, Aba Subagja dalam program Nation Hub CNBC Indonesia dikutip Jumat (13/03/2026).

"Tapi nanti ini kan perlu juga kebijakan bukan hanya dari Kementerian PANRB, tapi juga membutuhkan pertimbangan misalnya dari menteri keuangan, termasuk juga ketersediaan anggaran," tegas Aba.

Kendati begitu, Aba menekankan sebetulnya pemerintah saat ini memiliki kelebihan stok ASN dari proses rekrutmen pada 2024 silam. Ia mengatakan, jumlah ASN saat ini sekitar 6,5 juta orang, termasuk 1,2 juta ASN yang direkrut untuk formasi pada 2024.

Namun, ia mengakui, dari jumlah ASN yang ada saat ini, kebutuhan utama masih terletak pada guru maupun tenaga pendidik, hingga tenaga kesehatan. Sebab, masih ada sekolah dan unit pelayanan kesehatan yang kebutuhan guru serta tenaga kesehatannya belum terpenuhi.

"Dan yang lebih penting kita harus memberikan ruang kepada talenta-talenta baru untuk bisa bergabung menjadi aparatur sipil negara apabila memang lowongannya dimungkinkan di tahun 2026," paparnya.

(arj/haa)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNBC]

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |