REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN, – Pemerintah Kota Medan, Sumatera Utara, memperkuat program digitalisasi untuk mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayahnya agar mampu memperluas pasar dan meningkatkan kualitas. Langkah strategis ini diambil agar UMKM lokal dapat naik kelas dan memiliki daya saing tinggi di era ekonomi digital.
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Waas menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi digital telah menjadi elemen krusial bagi seluruh masyarakat, terutama para pelaku UMKM. "Di era teknologi, pemanfaatan digital menjadi elemen penting bagi seluruh masyarakat khususnya pelaku UMKM," ujar Rico Waas di Medan, Senin.
Menurutnya, transformasi digital merupakan solusi konkret bagi para pelaku UMKM untuk mengantisipasi potensi kegagalan usaha. Selain itu, digitalisasi dinilai mampu membuka akses pasar yang lebih luas sehingga produk dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
Rangkaian Pelatihan Digital Terpadu
Guna merealisasikan visi tersebut, Pemerintah Kota Medan berkomitmen untuk menggencarkan serangkaian pelatihan digital. Program ini dirancang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam memasarkan produknya secara online.
Adapun materi pelatihan yang akan digelar mencakup pemasaran digital, optimalisasi e-commerce, sistem pembayaran digital, serta manajemen keuangan dan operasional berbasis digital. Rico Waas merinci, pelatihan pemasaran digital akan fokus pada praktik pembuatan konten promosi, pemanfaatan media sosial, dan strategi live streaming.
Sementara itu, untuk optimalisasi e-commerce, pelaku UMKM akan dilatih menggunakan berbagai marketplace agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas. Pelatihan sistem pembayaran digital juga disiapkan untuk mempermudah proses transaksi bagi para pelaku usaha.
"Nanti pelatihan manajemen keuangan dan operasional mencakup pencatatan keuangan digital dan pengelolaan stok otomatis via aplikasi," jelas Rico Waas.
Dengan berbagai upaya tersebut, Wali Kota berharap para pelaku UMKM dapat memanfaatkan teknologi digital secara maksimal. Tujuan akhirnya adalah agar produk-produk yang dihasilkan mampu berdaya saing di pasaran.
Tidak hanya berhenti pada pelatihan, Pemerintah Kota Medan juga menyiapkan program lanjutan berupa inkubator bisnis. Pihaknya akan melakukan kurasi terhadap UMKM yang memiliki potensi besar untuk kemudian didorong hingga benar-benar naik kelas. "Setelah pelatihan harus ada kelanjutannya. Kita siapkan inkubator, kita kurasi yang punya potensi, dan kita dorong sampai benar-benar naik kelas," tegasnya.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara

11 hours ago
10
















































