Pemprov Jakarta Mulai Bongkar Tiang Monorel, Pramono Akui Masih Komunikasi dengan Adhi Karya

1 hour ago 1

Penampakan tiang monorel yang akan dibongkar Pemprov DKI Jakarta di Jalan H.R. Rasuna Said, Jakarta, Rabu (14/1/2026). Pemprov DKI Jakarta mulai membongkar tiang-tiang monorel untuk penataan Jalan H.R. Rasuna Said sisi timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta mulai melakukan pembongkaran tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1/2026). Pembongkaran itu diklaim telah dikoordinasikan dengan PT Adhi Karya sebagai pemilik aset tiang-tiang proyek mangkrak tersebut. 

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya telah berkirim surat dengan BUMN itu untuk melakukan pembongkaran sejak November 2025. Dalam surat itu, PT Adhi Karya diberi tenggat waktu satu bulan untuk melakukan pembongkaran aset mereka yang di atas lahan Pemprov Jakarta. 

"Kami kasih batas waktu satu bulan tidak bisa dibongkar," kata dia di kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu.

Atas dasar surat yang tidak ditindaklanjuti oleh Adhi Karya itu, Pemprov Jakarta akhirnya melakukan pembongkaran tiang monorel pada hari ini. Meski demikian, saat ini Pemprov Jakarta masih terus menjalin komunikasi dengan Adhi Karya.

Menurut Pramono, komunikasi itu dijalin agar BUMN itu tidak keberatan atas pembongkaran tersebut. Pasalnya, ia tidak ingin tindakan yang dilakukannya membuat pihak lain keberatan. 

"Kami tentunya masih berkomunikasi terus dengan Adhi Karya, karena bagi saya pribadi, penyelesaian ini juga harus membuat semua orang merasa nyaman lah," ujar politisi PDIP itu.

Ihwal urusan hukum dalam proyek monorel, Pramono menyatakan, pihaknya telah memiliki dasar pembongkaran dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakarta dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia berharap, pembongkaran itu tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari.

"Jadi urusan hukumnya tentunya dengan adanya surat dari Bapak (Kepala) Kejaksaan Tinggi, sebenarnya udah selesai," kata dia.

Besi dikembalikan

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |