Penyaluran Beras SPHP 2025 Diperpanjang hingga Akhir Januari 2026

1 hour ago 1

Petugas mengamati proses pengemasan beras SPHP saat sidak di Gudang Bulog Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (9/10/2025). Disperindagkop UKM Kabupaten Batang melakukan sidak kondisi dan harga beras SPHP di sejumlah pasar tradisional dan Gudang Bulog Kandeman agar harga beras SPHP tetap stabil berada di kisaran harga eceran tertingga (HET) yaitu Rp62.500 per kemasan ukuran 5 kilogram.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Badan Pangan Nasional (Bapanas) memperpanjang penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) alokasi 2025 hingga 31 Januari 2026. Kebijakan ini ditempuh untuk memastikan pasokan beras SPHP tetap tersedia di pasaran pada masa transisi awal tahun sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

Bapanas bersama Perum Bulog melanjutkan penyaluran sisa target SPHP 2025 melalui skema Rekening Penampungan Akhir Tahun Anggaran (RPATA). Langkah tersebut dilakukan agar tidak terjadi kekosongan pasokan beras SPHP di berbagai lini pasar pada Januari 2026.

Sekretaris Utama Bapanas Sarwo Edhy mengatakan perpanjangan itu memberi ruang bagi penyaluran sisa alokasi SPHP 2025 yang belum tersalurkan. “Beras SPHP 2025 masih dapat diperpanjang hingga 31 Januari 2026,” kata Sarwo di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Kebijakan perpanjangan tersebut berjalan seiring dengan persiapan alokasi SPHP tahun berjalan. Pemerintah telah menetapkan alokasi beras SPHP 2026 sebesar 1,5 juta ton untuk disalurkan sepanjang tahun.

Sarwo memastikan penyaluran SPHP berlanjut tanpa jeda setelah Januari. “Mulai Februari sudah ada alokasi SPHP beras untuk 2026 sebesar 1,5 juta ton, jadi tidak ada jeda penyaluran untuk masyarakat,” ujarnya.

Konsistensi penyaluran SPHP dinilai krusial untuk menekan harga beras di pasaran. Panel Harga Pangan Bapanas menunjukkan rerata harga beras medium nasional mulai bergerak stabil, meski masih berada di kisaran Harga Eceran Tertinggi (HET).

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |