Perbaikan Instalasi Pengolahan Air Citayam Selesai, Distribusi PDAM Depok Kembali Normal

2 weeks ago 5
Perbaikan Instalasi Pengolahan Air Citayam Selesai, Distribusi PDAM Depok Kembali Normal Ilustrasi(Dok Istimewa)

Distribusi air bersih kepada 50 ribu pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Asasta Kota Depok, Jawa Barat, kini telah kembali normal. Kepastian ini menyusul rampungnya perbaikan pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) Citayam yang sempat mengalami gangguan teknis.

Direktur Utama PDAM Tirta Asasta Kota Depok, M. Olik Abdul Holik, menyatakan bahwa kabel power pada IPA tersebut telah selesai diperbaiki. Dengan selesainya pengerjaan tersebut, aliran air ke ribuan pelanggan yang terdampak kini sudah stabil.

"Sistem sudah berfungsi kembali dengan baik, suplai air pun juga sudah kembali normal," ujar Olik pada Kamis (3/9/2026).

Penggantian Kabel Tua

Olik menjelaskan, langkah utama yang diambil tim teknis adalah mengganti kabel tua yang terbakar dengan kabel baru. Upaya ini dilakukan sebagai solusi permanen untuk menjamin keamanan operasional dan mencegah risiko kebakaran serupa di masa mendatang akibat korsleting listrik.

Berdasarkan evaluasi teknis, PDAM Tirta Asasta memiliki tiga kabel power utama yang berpusat di satu titik di Citayam. Dalam insiden yang terjadi pada 1 September 2026 tersebut, hanya satu kabel yang mengalami kerusakan. Kabel tersebut melayani distribusi air untuk warga di tujuh kecamatan, meliputi:

  • Kecamatan Cipayung
  • Kecamatan Cilodong
  • Kecamatan Sukmajaya
  • Kecamatan Cinere
  • Kecamatan Sawangan
  • Kecamatan Beji
  • Kecamatan Pancoran Mas

"Kabel tersebut mungkin tertekuk, digigit tikus, atau ada cacat produksi di titik tertentu, sehingga isolasinya bocor lebih dulu dibandingkan dua kabel lainnya," jelas Olik mengenai penyebab kerusakan.

Pemantauan Lapangan

Meski sistem utama sudah kembali beroperasi, tim teknis PDAM Tirta Asasta masih disiagakan di lapangan. Mereka melakukan pengecekan dan pengontrolan jalur pipa secara langsung untuk memastikan tekanan air yang dialirkan ke rumah-rumah warga tetap stabil.

Insiden terbakarnya kabel power di IPA Citayam ini merupakan kejadian pertama sejak instalasi tersebut mulai beroperasi pada tahun 2012. Pihak manajemen pun menyampaikan permohonan maaf atas gangguan layanan yang sempat menghambat aktivitas harian pelanggan.

"Kami memahami bahwa gangguan ini telah berdampak pada aktivitas dan kebutuhan sehari-hari pelanggan. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," pungkasnya.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |