Ilustrasi--Pebasket putri Indonesia Dyah Lestari (kanan) melakukan Dribble dibayangi pebasket putri Malaysia Pei Jie Tan (kiri) saat pertandingan penyisihan group B Bola Basket 3x3 putri SEA Games 2023 di Morodok Techno Elephant Hall, Kamboja, Sabtu (6/5/2(ANTARA/M Agung Rajasa)
PELATIH timnas bola basket 3x3 putri Indonesia, Deny Sartika, menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini adalah membenahi ketahanan fisik para pemain. Langkah ini diambil sebagai persiapan serius menuju Asian Games (AG) 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.
Menurut Deny, evaluasi dari sejumlah pertandingan menunjukkan adanya penurunan performa yang signifikan saat laga memasuki fase krusial.
"Selama ini, para pemain belum bisa konsisten bermain sampai menit akhir pertandingan karena fisik mereka mengalami penurunan begitu memasuki pertengahan pertandingan," ujar Deny di Jakarta, Rabu (5/8).
Evaluasi dari Batam dan Tokyo
Fokus pada peningkatan kekuatan fisik ini bukan tanpa alasan. Deny menjelaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi mendalam dari dua penampilan internasional terakhir, yakni pada ajang Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3x3 Women's Series yang digelar di Batam dan Tokyo.
Selain masalah fisik, aspek konsentrasi juga menjadi catatan merah bagi tim pelatih. Deny menyoroti banyaknya kesalahan yang dilakukan pemain saat menghadapi tim Lion City pada Series Tokyo. Kesalahan-kesalahan tersebut sering kali terjadi di awal laga, yang kemudian merusak ritme permainan secara keseluruhan.
"Para pemain kecolongan di awal-awal pertandingan sehingga berpengaruh pada perjalanan selanjutnya," tambahnya.
Intensitas Latihan dan Uji Coba
Guna mengatasi kelemahan tersebut, tim pelatih telah menyiapkan menu latihan khusus dengan intensitas tinggi dalam waktu dekat. Program ini dirancang untuk mendongkrak kekuatan fisik sekaligus melatih ketajaman fokus pemain di bawah tekanan.
Sebagai tolok ukur progres latihan, timnas putri akan melakoni laga uji coba melawan tim putra level mahasiswa. Pemilihan lawan putra dimaksudkan agar para pemain mendapatkan tekanan yang lebih besar dibandingkan lawan sepadan.
Dalam simulasi tersebut, durasi pertandingan akan dimodifikasi menjadi 2x10 menit. Dengan bermain dua kali lipat dari durasi normal pertandingan 3x3 yang hanya 10 menit, diharapkan para pemain memiliki stamina yang meluap dan konsistensi yang terjaga saat bertanding di kompetisi resmi.
| Ajang Sasaran | Asian Games 2026 Aichi-Nagoya (19 Sept - 4 Okt) |
| Fokus Utama | Ketahanan Fisik & Konsentrasi Bermain |
| Dasar Evaluasi | FIBA 3x3 Women's Series Batam & Tokyo |
| Metode Uji Coba | Melawan tim putra mahasiswa dengan durasi 2x10 menit |
(Ant/Z-1)

















































