PM Narendra Modi Resmikan Bandara Vizag, Gerbang Baru India ke Asia Tenggara

4 days ago 2
PM Narendra Modi Resmikan Bandara Vizag, Gerbang Baru India ke Asia Tenggara Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju atau Bandara Vizag di Bhogapuram, Provinsi Andhra Pradesh, India, Sabtu (1/8/2026)(ANTARA/Bayu Saputra)

PERDANA Menteri India, Narendra Modi, secara resmi meresmikan Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju, yang lebih dikenal sebagai Bandara Vizag, di Bhogapuram, Provinsi Andhra Pradesh. Kehadiran bandara ini menandai babak baru konektivitas India, khususnya di pesisir timur, yang diproyeksikan menjadi gerbang utama penghubung dengan kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Dalam sambutannya, Sabtu (1/8), PM Modi menekankan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan wujud nyata komitmen pemerintah pusat dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi di Andhra Pradesh.

Ia mengusung konsep double-engine government, sebuah sinergi erat antara pemerintah pusat dan negara bagian untuk memacu investasi dan menciptakan lapangan kerja secara masif.

“Jalan menuju kemakmuran adalah melalui investasi, produksi, ekspor, dan lapangan kerja,” tegas Modi di hadapan para undangan di Bhogapuram.

Proyek ambisius ini dikembangkan oleh GMR Visakhapatnam International Airport Limited melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dengan nilai investasi mencapai lebih dari 56,4 miliar rupee atau setara Rp9,3 triliun (asumsi kurs 591 juta dolar AS), bandara ini dirancang dengan spesifikasi kelas dunia untuk melayani penerbangan internasional jarak jauh.

Spesifikasi dan Kapasitas Bandara Vizag

Bandara ini berdiri di atas lahan seluas 890 hektare dengan kesiapan ekspansi lahan tambahan di masa depan. Berikut adalah detail teknis dan target operasional Bandara Internasional Alluri Sitarama Raju:

Komponen Detail Spesifikasi
Luas Lahan Utama 890 Hektare (2.200 acre)
Lahan Cadangan Pengembangan 202 Hektare (500 acre)
Panjang Landasan Pacu 3.800 Meter (Standar Code 4E)
Kapasitas Tahap Awal 6 Juta Penumpang per Tahun
Target Kapasitas Akhir 40+ Juta Penumpang per Tahun
Teknologi Utama AI-enabled APOC, DigiYatra, Self-Service Technology

Katalis Ekonomi dan Konektivitas Global

Selain keunggulan fisik, Bandara Vizag dilengkapi dengan pusat operasi prediktif berbasis kecerdasan buatan (AI-enabled Airport Predictive Operations Centre/APOC). Teknologi ini diintegrasikan dengan sistem DigiYatra untuk memastikan proses pelayanan penumpang yang lebih cepat dan efisien melalui layanan mandiri.

Chairman Energy & International Airports GMR, Srinivas Bommidala, menyatakan bahwa bandara ini akan menjadi motor penggerak bagi berbagai sektor industri di pesisir timur India, mulai dari farmasi, elektronik, hingga manufaktur maju dan ekspor makanan laut.

“Dengan kemitraan yang mencakup India, Indonesia, Filipina, dan Yunani, kami membangun platform penerbangan internasional terpadu. Bandara Vizag berada di posisi strategis untuk menjadi gerbang penting yang menghubungkan Asia Tenggara,” ujar Bommidala.

Kehadiran bandara ini diharapkan tidak hanya mendorong sektor pariwisata dan perdagangan, tetapi juga memperkokoh posisi India sebagai salah satu pasar penerbangan dengan pertumbuhan tercepat di dunia. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |