Polisi Geledah Kantor Starbucks Korea Terkait Promosi Tank Day yang Tuai Kontroversi

22 hours ago 7
Polisi Geledah Kantor Starbucks Korea Terkait Promosi Tank Day yang Tuai Kontroversi Gerai Starbucks di Korea Selatan.(Yonhap)

KEPOLISIAN Korea Selatan menggeledah kantor pusat Starbucks Korea pada Rabu (5/8) terkait dugaan pencemaran nama baik yang berawal dari kampanye promosi bertajuk "Tank Day". Kampanye tersebut menuai kritik karena dianggap membangkitkan kenangan kelam peristiwa penumpasan Gerakan Demokrasi 18 Mei 1980 di Kota Gwangju.

Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari penyelidikan atas laporan yang diajukan sebuah kelompok masyarakat terhadap Chairman Shinsegae Group, Chung Yong-jin. Ia dituduh melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap para korban serta keluarga korban tragedi Gwangju.

Kontroversi bermula ketika Starbucks Korea menggelar promosi "Tank Day" bertepatan dengan peringatan Gerakan Demokrasi 18 Mei. Sejumlah pihak menilai penggunaan istilah tersebut menyinggung penggunaan tank dan kekuatan militer saat pemerintah menumpas demonstrasi prodemokrasi pada 1980.

Kasus ini kemudian memicu kecaman publik dan mendorong proses hukum terhadap perusahaan.

Kelompok masyarakat sebelumnya mengajukan pengaduan terhadap Chairman Shinsegae Group, Chung Yong-jin, atas dugaan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap para korban Gerakan 18 Mei serta anggota keluarga mereka.

Starbucks Korea merupakan anak usaha yang mayoritas sahamnya dimiliki E-Mart, afiliasi utama Shinsegae Group.

Hingga kini, kepolisian masih mengumpulkan barang bukti dan dokumen terkait kampanye tersebut untuk menentukan ada tidaknya unsur pelanggaran hukum. (Yonhap/B-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |