Polisi Selidiki Dugaan Lowongan Kerja Bodong di Pasar Minggu Jaksel

2 weeks ago 36
Polisi Selidiki Dugaan Lowongan Kerja Bodong di Pasar Minggu Jaksel ilustrasi(Antara)

Kepolisian Sektor (Polsek) Pasar Minggu tengah mendalami dugaan praktik lowongan kerja bodong atau palsu yang beroperasi di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Dugaan ini mencuat setelah sejumlah calon pekerja mengaku menjadi korban penipuan dengan total kerugian mencapai jutaan rupiah.

Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Theodorus Echeal, menyatakan bahwa pihaknya sedang mengumpulkan bukti-bukti terkait legalitas perusahaan tersebut. Penyelidikan ini bertujuan untuk memastikan apakah perusahaan yang bersangkutan memiliki izin resmi atau merupakan entitas ilegal.

"Kami masih mengumpulkan bukti-bukti terbaru, apakah itu perusahaan berizin ataupun tidak, kami masih mengumpulkan bukti-bukti lainnya," ujar Theodorus kepada wartawan di Jakarta.

Kronologi dan Kerugian Korban

Kasus ini mulai menarik perhatian publik setelah sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga yang mengaku tertipu oleh tawaran pekerjaan di lokasi tersebut. Merespons informasi tersebut, polisi telah mendatangi lokasi perusahaan dan membawa empat orang calon korban untuk dimintai keterangan awal.

Berdasarkan keterangan sementara, kerugian yang dialami para calon korban cukup bervariasi. Modus yang digunakan diduga melibatkan permintaan sejumlah uang sebagai jaminan atau tanda jadi untuk mendapatkan pekerjaan.

"Di sini ada kerugian-kerugian yang variatif, ada yang Rp1,9 juta, ada yang Rp1,8 juta, dan bahkan juga ada yang sebagai uang jaminan atau tanda jadi sebesar Rp50.000," jelas Theodorus.

Langkah Penyelidikan Polisi

Hingga saat ini, Polsek Pasar Minggu belum menerima laporan polisi (LP) secara resmi dari para korban. Namun, pihak kepolisian telah proaktif dengan menerbitkan laporan informasi awal guna menampung keterangan para saksi dan korban.

Polisi juga masih mendalami modus operandi secara mendalam untuk memastikan apakah ada unsur penyaluran tenaga kerja yang nyata atau murni penipuan. "Terkait modus yang digunakan, kami masih melakukan penyelidikan dan belum dapat memastikan apakah para calon korban benar-benar akan disalurkan untuk bekerja," tambahnya.

Imbauan Kepolisian:

Masyarakat diminta untuk tidak mudah percaya terhadap tawaran pekerjaan yang mengharuskan calon pekerja menyerahkan sejumlah uang di awal sebagai tanda jadi atau jaminan. Polsek Pasar Minggu membuka kesempatan bagi warga lain yang merasa menjadi korban untuk segera memberikan keterangan guna membantu proses hukum.

Pihak kepolisian menegaskan agar masyarakat lebih selektif dalam memilih lowongan pekerjaan dan selalu melakukan pengecekan ulang terhadap kredibilitas perusahaan sebelum melakukan transaksi keuangan apa pun. (Ant/E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |