Polisi Selidiki Dugaan Pelemparan Bom Molotov ke Kantor Komnas HAM Papua

1 week ago 6
Polisi Selidiki Dugaan Pelemparan Bom Molotov ke Kantor Komnas HAM Papua Garis Polisi di TKP.(Dok. Antara)

POLRESTA Jayapura tengah menyelidiki dugaan pelemparan bom molotov oleh orang tidak dikenal (OTK) ke Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Perwakilan Papua di Kota Jayapura, Rabu (9/9). Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti.

Kapolresta Jayapura Kombes Fredrickus Maclarimboen mengatakan pihaknya belum dapat memastikan benda yang dilempar ke halaman kantor Komnas HAM Papua tersebut merupakan bom molotov.

“Belum bisa dipastikan apakah itu bom molotov atau bukan karena masih menunggu hasil penyelidikan,” kata Fredrickus dalam keterangan resmi Polri yang diterima pada Kamis (10/9).

Dalam penyelidikan awal, polisi mengamankan sejumlah pecahan botol yang diduga berkaitan dengan aksi pelemparan tersebut. Barang bukti itu kemudian diperiksa untuk memastikan kandungan yang terdapat di dalamnya.

Fredrickus mengatakan pemeriksaan terhadap barang bukti dilakukan oleh Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Papua. Hasil pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah botol tersebut mengandung bahan tertentu.

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan barang bukti yang dilakukan Labfor Polda Papua untuk mengetahui kandungan di dalam botol tersebut,” ujarnya.

Hasil pemeriksaan Labfor nantinya menjadi salah satu dasar bagi penyidik untuk memastikan jenis benda yang dilemparkan ke halaman Kantor Komnas HAM Papua.

Pemeriksaan tersebut juga diharapkan dapat membantu polisi mengungkap fakta di balik aksi pelemparan yang terjadi pada Rabu tersebut.

Selain mengamankan barang bukti dan melakukan olah TKP, polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi. Sedikitnya empat saksi telah diperiksa untuk mendalami kronologi kejadian.

Keterangan para saksi akan digunakan penyidik untuk mengidentifikasi rangkaian peristiwa serta mencari pihak yang diduga terlibat dalam aksi pelemparan tersebut. Polisi masih melakukan penyelidikan dan belum menyampaikan kesimpulan mengenai jenis benda yang dilempar maupun identitas pelaku. (H-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |