Prabowo Bertolak ke Rusia untuk Hadiri Eastern Economic Forum Ke-11

2 weeks ago 29
Prabowo Bertolak ke Rusia untuk Hadiri Eastern Economic Forum Ke-11 Presiden Prabowo Subianto memberikan salam hormat kepada jajaran menteri yang melepas keberangkatan dirinya ke Vladivostok, Rusia, di Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (1/9/2026).(ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

PRESIDEN Prabowo Subianto resmi bertolak menuju Vladivostok, Rusia, Selasa (1/9) malam, melalui Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta. Keberangkatan ini bertujuan untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) Ke-11 yang dijadwalkan berlangsung pada 1–4 September 2026.

Pesawat kepresidenan lepas landas tepat pukul 23.20 WIB. Kehadiran Presiden Prabowo dalam forum ekonomi internasional yang digelar di Far Eastern Federal University (FEFU) tersebut merupakan pemenuhan undangan khusus dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Tamu Kehormatan Utama

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya, yang turut mendampingi dalam rombongan, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo hadir sebagai tamu kehormatan utama. Hal ini menjadi penanda eratnya hubungan diplomatik antara Jakarta dan Moskow.

“Presiden Putin secara khusus mengundang Bapak Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF. Ini merupakan cerminan hubungan erat Indonesia dan Rusia yang terus dibangun dan diperkuat melalui diplomasi langsung kedua pemimpin,” ujar Seskab Teddy di Jakarta.

Ini merupakan kali kedua Prabowo dipercaya menjadi tamu kehormatan dalam forum ekonomi besar di Rusia, setelah sebelumnya menghadiri St. Petersburg International Economic Forum (SPIEF) pada tahun lalu.

Posisi Strategis Indonesia

Menurut Seskab Teddy, Rusia memandang Indonesia sebagai mitra strategis di kawasan Asia-Pasifik. Indonesia dinilai memiliki peran sentral sebagai anggota ASEAN, serta representasi penting dari negara-negara berkembang (Global South) dan dunia Muslim.

Dalam kunjungan ini, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Putin. Fokus utama pembicaraan mencakup penguatan kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, perdagangan, investasi, hingga energi.

“Politik luar negeri Indonesia tetap bebas aktif. Bapak Presiden Prabowo membangun hubungan baik dengan semua negara untuk memastikan diplomasi Indonesia menghasilkan manfaat konkret bagi kepentingan nasional,” tambah Teddy.

Daftar Delegasi dan Pejabat Pendamping

Keberangkatan Presiden didampingi oleh sejumlah menteri kabinet dan dilepas oleh jajaran pejabat tinggi negara di Lanud Halim Perdanakusuma.

Kategori Daftar Pejabat
Menteri Pendamping (Ikut Serta) Airlangga Hartarto (Menko Perekonomian), Sugiono (Menlu), Bahlil Lahadalia (Men ESDM), Brian Yuliarto (Men Dikti Sains & Teknologi), Rosan Roeslani (Men Investasi/Hilirisasi), Teddy Indra Wijaya (Seskab).
Pejabat yang Melepas Keberangkatan Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI), Prasetyo Hadi (Mensesneg), Maruarar Sirait (Menteri PKP), Jenderal TNI Agus Subiyanto (Panglima TNI), Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo (Kapolri), Muhammad Herindra (Kepala BIN).

Rangkaian kegiatan di Vladivostok diharapkan dapat mempertegas posisi Indonesia dalam percaturan global sekaligus membawa pulang komitmen investasi dan kerja sama ekonomi yang menguntungkan bagi rakyat Indonesia. (Ant/Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |