Presiden Prabowo Subianto didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (kiri atas).(Dok. Partai Demokrat)
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan pujian tinggi terhadap sikap politik Partai Demokrat yang dinilai dewasa dan santun meski saat tidak memegang kekuasaan. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam acara Perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat di Jakarta, Rabu, sebagai cerminan demokrasi Indonesia yang tetap mengedepankan persahabatan di tengah perbedaan.
Dalam pidatonya, Prabowo menyoroti keteguhan Partai Demokrat yang tidak menggunakan cara-cara negatif saat berada di luar pemerintahan. "Pernah di puncak, pernah tidak puncak. Pernah di pemerintahan, pernah tidak. Tapi waktu tidak berkuasa Partai Demokrat tidak caci maki, Partai Demokrat tidak 'bakar-bakar'," ujar Prabowo.
Prabowo juga mengungkapkan adanya sejumlah kesamaan historis antara dirinya dengan Presiden ke-6 RI sekaligus tokoh kunci Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Keduanya memiliki latar belakang karier militer yang serupa, kemudian sama-sama membangun partai politik hingga akhirnya mendapatkan mandat rakyat untuk menjadi Presiden.
Lebih lanjut, Presiden menceritakan pengalamannya sendiri dalam kontestasi politik. Ia merefleksikan kekalahannya pada Pilpres 2009, 2014, dan 2019 sebagai bagian dari proses demokrasi. Baginya, kegagalan tersebut tidak membuatnya menyerah, melainkan menjadi motivasi untuk terus mencoba kembali demi pengabdian kepada negara.
Menurut Prabowo, keberagaman pandangan politik adalah hal yang wajar. "Ini demokrasi Indonesia. Macam-macam warna, bersaing, kritik, menyampaikan saran, memberi rekomendasi, menyampaikan hal-hal yang tidak enak untuk disampaikan. Tapi tetap kita rukun, bersahabat, berkeluarga," tegasnya.
Ia menekankan bahwa prinsip kerukunan di tengah persaingan politik harus menjadi pegangan utama bagi seluruh tokoh politik dan masyarakat Indonesia. Sikap saling menghargai ini dianggap sebagai fondasi kuat bagi stabilitas nasional.
Menutup pernyataannya, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas dukungan konsisten Partai Demokrat pada Pilpres 2019 dan 2024. Ia secara khusus mengenang momen saat SBY turun langsung ke lapangan untuk berkampanye memenangkannya.
"Karena kita memang punya cita-cita dan prinsip yang sama," pungkas Prabowo, menegaskan keselarasan visi antara dirinya dengan partai berlambang bintang mercy tersebut. (Ant/I-1)


















































