PSSI Banggakan Teknologi VAR, Bantu Kinerja Wasit Indonesia

2 weeks ago 33
PSSI Banggakan Teknologi VAR, Bantu Kinerja Wasit Indonesia Kepala Departemen Wasit PSSI Pratap Singh memaparkan materi dalam acara Refereeing Workshop for Media di Jakarta, Kamis (3/9/2026).(Antara)

PERSATUAN Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) mencatat kemajuan signifikan dalam kualitas kepemimpinan laga di kompetisi domestik. Penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) terbukti efektif menekan angka kesalahan keputusan wasit hingga tersisa delapan persen saja.

Kepala Departemen Wasit PSSI, Pratap Singh, menjelaskan bahwa kehadiran VAR memberikan bantuan krusial bagi perangkat pertandingan dalam mengambil keputusan di momen-momen kritis. Hal ini disampaikan dalam acara Refereeing Workshop for Media yang digelar di Jakarta, Kamis (3/9).

"Karena kinerja wasit di lapangan sudah terbantu oleh penerapan VAR, keputusan yang salah berkurang signifikan hingga hanya delapan persen," ujar Pratap Singh.

Statistik Akurasi di Super League dan Championship

Berdasarkan data Departemen Wasit PSSI untuk musim kompetisi 2025/2026, efektivitas VAR terlihat jelas di dua kasta tertinggi liga Indonesia:

  • Super League 2025/2026: Dari total 306 pertandingan, terdapat 346 insiden kunci atau keputusan besar yang berpotensi mengubah hasil laga. Sebanyak 314 keputusan (90,7%) berhasil diidentifikasi secara tepat, baik melalui keputusan langsung wasit maupun intervensi VAR.
  • Liga 2 (Championship) 2025/2026: Dari 273 pertandingan, tercatat 331 insiden kunci. Sebanyak 305 keputusan dinyatakan benar, sementara 26 lainnya dinilai tidak tepat.

Secara akumulatif, Pratap menyebutkan bahwa tingkat akurasi keputusan wasit kini berada di angka sekitar 92 persen. "Jadi, itu merupakan angka yang cukup besar, di mana keputusan yang benar sekira 92 persen," tambahnya.

Ringkasan Data Wasit Musim 2025/2026:

Kompetisi Total Laga Insiden Kunci Keputusan Benar
Super League 306 346 314
Championship (Liga 2) 273 331 305

Evaluasi Menuju Musim 2026/2027

Meski menunjukkan tren positif, PSSI tidak ingin berpuas diri. Departemen Wasit memberikan perhatian serius pada delapan persen keputusan yang masih dianggap salah. Angka tersebut tetap menjadi bahan evaluasi mendalam untuk menyongsong musim kompetisi 2026/2027.

Pratap menekankan bahwa setiap kesalahan, sekecil apa pun, dapat berdampak besar pada jalannya pertandingan dan hasil akhir. Oleh karena itu, evaluasi rutin dilakukan untuk membedah penyebab kesalahan dan mencari langkah perbaikan teknis.

Target ambisius pun dicanangkan untuk masa depan. Dengan dukungan teknologi yang semakin matang, PSSI berharap akurasi keputusan wasit bisa mendekati sempurna. "Perhatian besar kami adalah pada angka-angka merah atau keputusan yang salah. Ekspektasi keputusan yang benar harus mencapai 100 persen terkait kinerja wasit yang sudah menggunakan VAR," pungkasnya. (Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |