Jiang Xueqin.(Dok Youtube/Theo Von)
SEORANG pria yang dijuluki sebagai Nostradamus dari Tiongkok mengeluarkan lima prediksi suram bagi Amerika Serikat (AS) untuk tahun 2027. Ramalan tersebut mencakup pemberlakuan wajib militer, kerusuhan nasional, hingga keruntuhan ekonomi total.
Jiang Xueqin, seorang pendidik dan presenter keturunan Tionghoa-Kanada, menarik perhatian publik setelah berhasil memprediksi kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih pada Mei 2024, beberapa bulan sebelum kemenangan resmi Trump. Kini, ia mengalihkan fokusnya pada hal yang mungkin terjadi di tahun 2027.
1. Penguatan Kekuasaan ICE dan Pengerahan Garda Nasional
Xueqin memprediksi bahwa badan Imigrasi dan Bea Cukai AS (ICE) akan diberikan kekuasaan federal yang jauh lebih besar oleh Presiden Trump. Langkah ini diperkirakan akan memicu protes luas di seluruh negeri. Selain itu, ia meyakini Garda Nasional akan dikerahkan di kota-kota besar Amerika sebagai persiapan menghadapi gejolak ekonomi dan mobilisasi militer.
2. Potensi Perang Saudara dan Ketidakpuasan Nasional
Meskipun menyebut istilah perang saudara, Xueqin mengklarifikasi bahwa ia tidak memprediksi adanya dua pasukan militer yang saling bertempur. Sebaliknya, ia melihat ada konflik tingkat rendah yang terdiri dari protes, kerusuhan, dan pemberontakan nasional akibat ketidakpuasan masyarakat yang mendalam.
3. Pemberlakuan Wajib Militer untuk Perang dengan Iran
Prediksi ketiga yang cukup mengejutkan ialah pembentukan kerangka kerja wajib militer nasional pada tahun 2027. Xueqin mengeklaim AS kemungkinan besar akan terlibat perang darat dengan Iran. "Amerika Serikat akan menggunakan pasukan darat di Iran yang membutuhkan wajib militer nasional. Pria muda berusia 18 tahun akan mulai direkrut," tulisnya dalam situs Predictive History.
4. Kejutan Pemilu Paruh Waktu 2026
Terkait politik domestik, Xueqin memprediksi hasil pemilu paruh waktu (midterms) pada November 2026 tidak akan berjalan sesuai ekspektasi publik. Ia menyoroti upaya Partai Republik meloloskan SAVE America Act yang memperketat syarat identitas pemilih. Namun, ia berpendapat hasil pemilu tersebut tidak akan mengubah lintasan perang yang menurutnya sudah ditetapkan.
5. Keruntuhan Ekonomi Amerika Serikat
Peringatan terakhirnya ialah potensi kehancuran ekonomi AS akibat konflik berkepanjangan dengan Iran. Xueqin berpendapat bahwa komitmen pasukan darat selama bertahun-tahun akan menguras sumber daya negara. Jika AS kalah dalam konflik tersebut, ia memprediksi hal itu akan memicu keruntuhan ekonomi yang dampaknya akan dirasakan secara global.
Catatan: Xueqin menegaskan bahwa ramalannya tidak didasarkan pada kemampuan supranatural, melainkan interpretasi terhadap peristiwa politik dan geopolitik saat ini.
Kaitan dengan Ramalan Baba Vanga 2026
Selain Xueqin, pengikut mistikus buta asal Bulgaria, Baba Vanga, juga menyoroti prediksi untuk tahun 2026. Beberapa klaim yang dikaitkan dengan Baba Vanga untuk tahun mendatang meliputi:
- Kontak Ekstraterestrial: Klaim ada pesawat ruang angkasa besar yang akan mengunjungi Bumi pada November 2026.
- Perang Dunia III: Prediksi pecahnya konflik global yang melibatkan ketegangan Tiongkok-Taiwan serta konfrontasi langsung Rusia-AS.
- Perubahan Kepemimpinan Rusia: Spekulasi bahwa Presiden Vladimir Putin akan kehilangan kekuasaan sebelum tahun 2027 dimulai.
Meskipun ramalan-ramalan ini sering kali bergantung pada interpretasi yang luas, situasi geopolitik yang memanas membuat banyak pihak tetap memperhatikan prediksi-prediksi suram ini sebagai bahan diskusi mengenai masa depan stabilitas global. (Metro/I-2)


















































