Rektor UMB: Mahasiswa Harus Berani Berinovasi di Tengah Perubahan Global

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Universitas Mercu Buana (UMB) mendorong mahasiswa baru untuk memperkuat inovasi dan kreativitas guna menghadapi perubahan global yang dipicu perkembangan teknologi dan data. Rektor Universitas Mercu Buana Andi Adriansyah mengatakan, perguruan tinggi tidak cukup hanya mengamati perubahan global, tetapi harus terlibat aktif menjadi bagian dari solusi.

Hal itu disampaikan dalam pidato pembukaan perkuliahan semester genap tahun akademik 2025–2026 program sarjana, profesi, dan magister yang digelar secara hibrida dari Studio Mercu TV, Gedung Multimedia Kampus Meruya, Sabtu (7/3/2026).

“Dunia yang kalian masuki bergerak sangat cepat, dibentuk oleh teknologi, data, dan kreativitas. Universitas tidak cukup hanya mengamati perubahan; kita harus ikut berada di dalamnya dan menjadi bagian dari solusi,” ujar Andi dalam sambutannya kepada mahasiswa baru.

Menurutnya, mahasiswa perlu memiliki keberanian untuk mencoba gagasan baru, menguji ide, hingga mengalami kegagalan sebagai bagian dari proses belajar.

“Mahasiswa harus memiliki ruang untuk mencoba, menguji gagasan, bahkan mengalami kegagalan sebagai bagian dari proses belajar. Dari pengalaman itulah kedewasaan intelektual terbentuk,” katanya.

Ia menambahkan, komitmen universitas terhadap inovasi dan kualitas akademik tercermin dari capaian dalam berbagai pemeringkatan internasional. Universitas Mercu Buana disebut masuk dalam jajaran perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia, khususnya di Jakarta, menurut sejumlah lembaga pemeringkatan global seperti QS World University Rankings, Webometrics Ranking of World Universities, Times Higher Education, SCImago Institutions Rankings, dan EduRank.

Selain inovasi, universitas juga menekankan pentingnya integritas dalam kehidupan akademik. Menurut Andi, nilai akademik bukan sekadar angka di transkrip, tetapi cerminan proses belajar yang dijalani secara jujur dan bertanggung jawab.

“Integritas bukan sekadar slogan yang tertulis di dinding, tetapi harus hidup dalam praktik belajar dan berkarya setiap hari,” ujarnya.

UMB juga mendorong terciptanya budaya harmoni di tengah keberagaman mahasiswa. Perbedaan latar belakang dan pandangan dipandang sebagai ruang dialog yang sehat untuk memperkaya pemikiran sekaligus membentuk karakter.

Sebagai ekosistem pendidikan yang inklusif, kampus menyediakan berbagai wadah pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui unit kegiatan mahasiswa di bidang riset, seni, olahraga, kewirausahaan, dan kepemimpinan.

Selain itu, universitas memastikan lingkungan kampus tetap aman dengan membentuk Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi serta menyediakan mekanisme pengaduan yang dapat diakses mahasiswa dengan jaminan kerahasiaan identitas pelapor.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |