Peruri meluncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih(Dok.Peruri)
PERUM Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) meluncurkan Sandbox Desain Chip Merah Putih sebagai upaya memperkuat kemandirian teknologi semikonduktor dan mempercepat pengembangan talenta nasional di bidang desain chip. Platform digital tersebut diresmikan di Gedung Subono Mantofani, Kantor Peruri, di Jakarta.
Peluncuran dilakukan oleh Direktur Utama Peruri Teguh Arief Indratmoko bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Chief Technology Officer BPI Danantara Sigit Puji Santosa, Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Tedi Bharata, Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza, serta Rektor Institut Teknologi Bandung Tatacipta Dirgantara.
Sandbox Desain Chip Merah Putih merupakan ruang uji coba digital yang memungkinkan mahasiswa, peneliti, pelaku industri, hingga perusahaan rintisan mempelajari dan merancang chip secara daring melalui peramban web tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi untuk perangkat dan fasilitas laboratorium.
Peruri menilai kehadiran platform tersebut penting mengingat berbagai layanan digital, seperti paspor elektronik, kartu identitas, dan sistem pembayaran, bergantung pada teknologi chip untuk menjamin keamanan data. Di sisi lain, jumlah talenta desain chip di Indonesia masih terbatas akibat minimnya akses terhadap sarana pembelajaran dan tingginya biaya pengembangan.
KEDAULATAN DIGITAL NASIONAL
Direktur Utama Peruri Teguh Arief Indratmoko mengatakan peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung kedaulatan digital sekaligus memperkuat keamanan nasional.
"Peluncuran Sandbox Desain Chip Merah Putih merupakan langkah strategis untuk memperkuat kedaulatan digital dan keamanan nasional. Melalui perancangan chip secara mandiri, Peruri berkomitmen menghadirkan standar keamanan tertinggi untuk melindungi dokumen serta data strategis bangsa dari ancaman siber, sekaligus mendorong efisiensi devisa dan memperkokoh posisi Indonesia di ekosistem semikonduktor global," ujar Teguh dalam keterangannya Jumat (31/7).
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menyatakan penguasaan teknologi semikonduktor menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi sekaligus kemandirian bangsa. Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri diperlukan untuk mempercepat lahirnya talenta di bidang tersebut.
"Penguasaan teknologi semikonduktor merupakan fondasi esensial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga kedaulatan negara. Inisiatif Sandbox ini harus segera dieksekusi dengan langkah yang cepat dan kolaboratif. Harapan kami, ruang uji coba digital ini mampu memantik antusiasme mahasiswa dan generasi muda untuk tekun bereksperimen, demi terwujudnya kedaulatan semikonduktor nasional di masa mendatang," kata Brian.
SEKTOR STRATEGIS
Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza mengatakan industri semikonduktor telah menjadi sektor strategis yang menentukan daya saing suatu negara. Pemerintah, kata dia, tengah menyusun peta jalan pengembangan ekosistem semikonduktor, termasuk pembangunan pusat data kecerdasan buatan (AI Data Center) yang diproyeksikan meningkatkan kebutuhan chip di dalam negeri.
"Chip bukan lagi sekadar produk industri, melainkan komoditas strategis penentu dominasi global. Kami berharap platform ini mampu melesatkan daya saing industri elektronika Indonesia di kancah global," ujar Faisol.
Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pengaturan BUMN Tedi Bharata menilai fasilitas sandbox dapat menjadi ruang pembuktian konsep (proof of concept) bagi berbagai inovasi teknologi. Menurutnya, tata kelola yang baik menjadi faktor penting agar proyek strategis tersebut berjalan secara berkelanjutan.
PELUANG KOLABORASI
Chief Technology Officer BPI Danantara Sigit Puji Santosa menambahkan kehadiran Sandbox Desain Chip Merah Putih membuka peluang kolaborasi dengan perusahaan teknologi global sekaligus mempercepat pengembangan industri chip nasional. Namun, keberhasilan inisiatif tersebut memerlukan dukungan kebijakan dan regulasi yang mendorong pertumbuhan ekosistem semikonduktor.
Melalui platform ini, Peruri berharap semakin banyak talenta muda, akademisi, peneliti, pelaku industri, dan startup yang terlibat dalam pengembangan teknologi semikonduktor. Perusahaan menilai kolaborasi antara BUMN, pemerintah, perguruan tinggi, dan industri menjadi kunci untuk memperkuat kedaulatan teknologi sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia di sektor semikonduktor global. (Ant/E-2)


















































