Satu Kali Erupsi Hari ini, Gunung Anak Krakatau masih Rawan Meletus

1 week ago 6
Satu Kali Erupsi Hari ini, Gunung Anak Krakatau masih Rawan Meletus Warga melintas di perairan Selat Sunda menggunakan kapal.(Dok Bakom)

ERUPSI Gunung Anak Krakatau masih terjadi pada Kamis (10/9). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat erupsi terjadi pada pukul 09.10 WIB. 

Tinggi kolom erupsi tidak teramati. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi ± 17 detik.

Status Gunung Anak Krakatau berada pada Status Level III (Siaga). PVMBG merekomendasikan agar masyarakat, pengunjung, wisatawan dan pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 3 km dari kawah aktif.

Kepala Badan Geologi Lana Saria mengungkapkan berdasarkan hasil evaluasi hari ini, data kegempaan vulkanik hingga 10 September 2026 menunjukan adanya kecenderungan penurunan aktivitas Gunungapi Anak Krakatau sejak erupsi menerus. 

Meskipun demikian, perkembangan dinamika vulkanisme Gunungapi Anak Krakatau masih terus dipantau dan dievaluasi. 

"Probabilitas untuk terjadi letusan dalam beberapa periode waktu selanjutnya adalah masih tinggi. Ancaman bahaya erupsi berasal dari lontaran batu pijar disertai hujan abu lebat.  Selain itu, potensi ancaman bahaya lainnya berasal dari aliran lava jika erupsi menerus kembali terjadi," tandasnya.

Sementara itu, pada Kamis (10/9), tiga gunung api mengalami erupsi, yakni Gunung Ibu di Maluku Utara, Gunung Semeru di Jawa Timur dan Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur. 

Fenomena lain di gunung berapi ialah terjadinya banjir lahar di kaki Gunung Sinabung, di Sumatra Utara. 

"Wilayah terdampak banjir lahar ialah tiga desa di aliran Sungai Laboros dan Mardinding, yakni Desa Perbaji, Sukatende dan Desa Sigarang-garang. Badan Geologi sudah memperingatkan bahaya lahar di Gunung Sinabung yang bisa terjadi saat hujan deras," ungkap Humas Badan Geologi Titan Roskusumah. 

Dia mengimbau warga menghindari wilayah aliran sungai yang berhulu di Gunung Sinabung. "Bahaya yang mungkin terjadi ialah turunnya material besar dan kecil dari letusan gunung bersama dengan air hujan dalam volume besar." (SG/E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |