ilustrasi(Dok.MI)
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa kasus bunuh diri merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat serius. Dampak traumatis dari satu tindakan bunuh diri tidak hanya menimpa pelaku, tetapi juga membayang-bayangi hingga 30 orang di lingkungan sekitarnya.
Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes, Imran Pambudi, menyampaikan hal tersebut dalam acara Temu Media memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri di Jakarta.
"Jadi kalau saya pernah membaca, satu kasus kematian itu akan terdampak atau berdampak kepada sekitar 30 orang," kata Imran, Rabu (9/9).
Puluhan orang yang terdampak bisa dari keluarga, teman, hingga orang yang menolong pun bisa terdampak karena melihat luka orang lain jatuh dari ketinggian atau menolong orang yang gantung diri sehingga terlihat luka bekas ikatan di lehernya.
"Jadi akan sangat berdampak terhadap 30 orang sekitarnya. Keluarga juga akan mikir kenapa anaknya sampai ingin bunuh diri, atau temannya merasa bersalah karena tidak mengetahui permasalahan orang sekitarnya yang ingin mencoba bunuh diri," ujar dia.
Rasa dan pertanyaan tersebut yang selalu terbawa oleh orang lain dan menjadi terpengaruh. Belum lagi, orang yang mencoba bunuh diri juga merasakan dampak lebih besar karena ia bisa jadi cacat, semangat yang kurang, dan sebagainya.
Masalah lainnya yakni orang yang sudah mencoba bunuh diri akan cenderung untuk mencoba lagi.
Oleh karena itu, ia menyarankan agar saling mendengarkan dan membuka ruang untuk berbicara sehingga bisa tahu apa yang dipikirkan.
"Karena dengan percakapan inilah kita bisa mencoba memahami kenapa percobaan bunuh diri bisa terjadi. Kemudian apa sih yang bisa kita lakukan untuk membantu orang-orang yang punya pemikiran mengakhiri dirinya," ungkapnya.
Berdasarkan laporan Kepolisian, kasus bunuh diri yang dilaporkan setiap tahun meningkat. Pada 2023 ada 1.332 kasus, kemudian naik di 2024 menjadi 1.403 kasus, dan 2025 menjadi 1.503 kasus.
"Saya yakin sebetulnya cukup banyak, atau ada kasus-kasus bunuh diri yang tidak dilaporkan. Belum yang percobaan bunuh diri, tapi enggak jadi meninggal. Itu juga cukup banyak dan kasus-kasus seperti ini seringkali ditutupi," pungkasnya.
Kemudian ada estimasi yang dibuat oleh IHME, jauh lebih tinggi dibanding yang dilaporkan. Menurutnya kasus bunuh diri diharapkan terus menurun, di sisi lain laporan dan angkanya pun diharapkan meningkat. (P-4)


















































