Semangat Kemerdekaan Didorong Lewat Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro

2 hours ago 4
Semangat Kemerdekaan Didorong Lewat Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro Wakil Direktur Utama PNM Sunar Basuki(Antara)

Makna kemerdekaan tidak hanya berkaitan dengan mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga memastikan masyarakat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup. Semangat tersebut menjadi salah satu landasan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM dalam mendampingi keluarga prasejahtera, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro. Upaya pemberdayaan tersebut dinilai sejalan dengan tema HUT ke-81 RI, "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur". Kedaulatan dimaknai sebagai kemampuan bangsa untuk berdiri dengan kekuatannya sendiri, keadilan sebagai terbukanya kesempatan bagi masyarakat untuk berkembang, sementara kemakmuran tercermin dari semakin luasnya manfaat pembangunan.

Wakil Direktur Utama PNM Sunar Basuki mengatakan, mengisi kemerdekaan pada masa kini dapat dimulai dengan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk berkembang dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

"Kemerdekaan bukan hanya tentang seberapa jauh Indonesia tumbuh, tetapi tentang seberapa banyak rakyat yang ikut tumbuh bersama Indonesia. Karena itu, ketika kita mendampingi ibu-ibu nasabah PNM Mekaar, yang kita bangun bukan hanya usahanya, tetapi juga harapan dan masa depan keluarganya," ujar Sunar.

Menurutnya, perjuangan pelaku usaha ultra mikro kerap berlangsung melalui aktivitas ekonomi sederhana. Sebagian membuka warung, menjual makanan, berdagang kebutuhan sehari-hari, atau menjalankan usaha dari rumah. Meski berskala kecil, usaha tersebut memiliki peran penting bagi keberlangsungan keluarga. Penghasilan yang diperoleh dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, membiayai pendidikan anak, hingga meningkatkan kondisi ekonomi rumah tangga.

"Banyak ibu yang mungkin tidak berbicara tentang ekonomi nasional. Tetapi dari usaha kecil yang mereka jalankan, ekonomi Indonesia sebenarnya bergerak. Dari tangan mereka, anak-anak bisa sekolah. Dari penghasilan mereka, kebutuhan keluarga terpenuhi. Dari keberanian mereka untuk terus mencoba, sebuah masa depan sedang dibangun," lanjutnya.

Karena itu, PNM tidak menempatkan pembiayaan hanya sebagai akses terhadap tambahan modal. Melalui semangat #PNMuntukUMKM dan #PNMPemberdayaanUMKM, pembiayaan juga menjadi pintu masuk untuk memberikan pendampingan kepada nasabah melalui berbagai program pemberdayaan. Nasabah tidak hanya memperoleh dukungan permodalan, tetapi juga didorong meningkatkan pengetahuan, keterampilan, jejaring usaha, serta kapasitas dalam mengembangkan bisnis. Pendekatan tersebut dinilai penting karena persoalan yang dihadapi pengusaha ultra mikro tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan modal. Pelaku usaha juga perlu menghadapi tantangan dalam mengelola bisnis, memasarkan produk, meningkatkan kualitas barang atau jasa, memanfaatkan teknologi, hingga memperluas akses pasar.

Melalui pendampingan secara berkelanjutan, PNM berupaya mendorong usaha nasabah berkembang secara bertahap. Usaha yang semula dijalankan dalam skala sederhana diharapkan dapat berkembang seiring meningkatnya kemampuan dan kepercayaan diri pelaku usaha. Pertumbuhan tersebut juga diharapkan membuka sumber pendapatan baru bagi keluarga sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitar.

"Memberdayakan masyarakat berarti hadir bukan hanya ketika mereka membutuhkan pembiayaan. Kita harus hadir untuk memahami kebutuhannya, mendampingi prosesnya, dan membantu mereka melihat peluang yang mungkin belum terlihat," tambah Sunar.

Menurut Sunar, pemberdayaan masyarakat juga menjadi bagian dari cara PNM menerjemahkan makna kemerdekaan ke dalam aktivitas sehari-hari. Seluruh keluarga besar PNM didorong untuk menghadirkan manfaat melalui kerja keras, integritas, gotong royong, serta keberpihakan kepada masyarakat yang membutuhkan kesempatan untuk berkembang. Kemerdekaan, menurutnya, akan semakin bermakna apabila manfaat pembangunan dapat dirasakan secara langsung hingga tingkat keluarga.

"Setiap usaha yang tumbuh adalah harapan yang ikut tumbuh. Setiap keluarga yang semakin berdaya adalah bagian dari Indonesia yang semakin kuat. Semoga semangat kemerdekaan terus mengingatkan kita bahwa tugas kita adalah memastikan semakin banyak masyarakat memiliki kesempatan untuk tumbuh dan maju bersama Indonesia," pungkasnya. (Ant/E-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |