Jakarta, CNN Indonesia --
Senator Partai Republik di Amerik Serikat, Bernie Moreno, mengungkap pernyataan kontroversial terkait produsen mobil China yang dianggap sebagai penyakit mematikan yang akan merusak pasar Amerika Serikat.
Moreno pada Selasa (31/3) mengatakan telah mengajukan rancangan undang-undang untuk memperketat larangan pemerintah AS terhadap produsen mobil China, serta mendorong negara lain mengikuti langkah serupa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum Presiden AS saat ini dari Partai Repubik, Donald Trump, pemerintahan Presiden Joe Biden telah memberlakukan regulasi luas sejak Januari 2025 yang secara efektif melarang seluruh produsen mobil China menjual mobil penumpang di AS. Alasannya terkait kekhawatiran keamanan nasional mengenai kemampuan mobil-mobil itu mengumpulkan data sensitif pemilik di Amerika.
Larangan ini mendapat dukungan kuat dari produsen mobil AS dan berbagai kelompok industri otomotif.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemudian pada awal bulan ini sejumlah asosiasi otomotif besar mendesak pemerintah AS tetap menutup pintu bagi seluruh produsen mobil China, menurut surat yang telah dilihat Reuters menjelang rencana pertemuan antara Presiden Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping pada Mei 2026.
Moreno bilang rancangan undang-undang ini akan melangkah lebih jauh dari sekadar larangan impor, yaitu menutup total akses.
"Tidak akan pernah ada skenario di mana mobil China masuk ke pasar kami, baik itu perangkat keras, perangkat lunak, maupun kemitraan," ucap Moreno, dikutip Kamis (2/4).
"Tidak akan ada mobil China di sini. Dan yang saya harapkan adalah Amerika Latin, Meksiko, Kanada, dan Eropa mengadopsi standar yang sama," ujarnya dalam sebuah forum otomotif menjelang New York Auto Show.
Bagi dia mobil China ibarat penyakit yang sulit disembuhkan, maka itu ia menekankan kehadirannya wajib dicegah.
"Kami tidak mengizinkan Huawei masuk ke infrastruktur telekomunikasi kami. Kami juga tidak akan mengizinkan produsen mobil China masuk ke pasar ini," kata Moreno, merujuk pada aturan pemerintah AS yang melarang perusahaan telekomunikasi China tersebut.
"Kami akan mencegah kanker masuk ke pasar kami, dan kami membutuhkan negara lain untuk melakukan kemoterapi," kata dia.
Kedutaan Besar China di Washington menyatakan China selalu membuka pintu bagi perusahaan otomotif global, namun AS justru 'melakukan proteksionisme' perdagangan dan menciptakan hambatan, termasuk kebijakan subsidi diskriminatif, untuk menghalangi akses masuk ke pasar AS.
Kedutaan menambahkan legislasi yang diusulkan Moreno melanggar prinsip ekonomi pasar dan persaingan yang adil.
Trump diperkirakan akan mengunjungi China pada Mei, ketika dua ekonomi terbesar dunia itu berupaya menjaga stabilitas hubungan yang terjalin sejak akhir tahun lalu.
Pada Januari, Trump mengaku terbuka jika produsen mobil China ingin membangun kendaraan di AS.
"Jika mereka ingin masuk dan membangun pabrik serta mempekerjakan Anda, teman-teman Anda, dan tetangga Anda, itu bagus, saya menyukainya," ujar Trump dalam acara Detroit Economic Club.
(ryh/fea)
Add
as a preferred source on Google

3 hours ago
2

















































