Sering Susah Tidur? Stop Konsumsi 8 Makanan Ini di Malam Hari

1 week ago 5
Sering Susah Tidur? Stop Konsumsi 8 Makanan Ini di Malam Hari ilustrasi(Magnific)

KUALITAS tidur malam yang buruk serta gangguan asam lambung tinggi kerap kali bersumber dari jenis makanan yang dikonsumsi beberapa saat sebelum berbaring. Para ahli gastroenterologi dan pakar tidur mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih camilan malam guna menjaga kualitas istirahat harian.

Sebab, posisi tubuh yang telentang saat tidur membuat proses pencernaan bekerja lebih berat dan berisiko memicu aliran balik asam lambung ke kerongkongan (acid reflux).

8 Jenis Makanan dan Minuman Pantangan Malam Hari

Berdasarkan rekomendasi medis mutakhir, berikut adalah panduan konsumsi malam hari yang perlu diperhatikan:

  1. Minuman Berkafein: Kafein dapat bertahan di tubuh selama 2 hingga 10 jam dan mengganggu durasi tidur. Solusi: Hentikan asupan kafein setelah makan siang (6–8 jam sebelum tidur) dan beralihlah ke teh herbal bebas kafein seperti kamomil atau rooibos.
  2. Alkohol: Meskipun memicu rasa kantuk di awal, proses metabolisme alkohol di hati menghasilkan zat yang merangsang otak dan merusak kualitas tidur di paruh kedua malam. Solusi: Pilih mocktail, jus ceri asam (tart cherry yang kaya melatonin alami), atau suplemen magnesium glycinate.
  3. Makanan Manis dan Karbohidrat Sederhana: Makanan tinggi gula memicu lonjakan glukosa yang diikuti penurunan drastis, sehingga otak akan membangunkan Anda untuk mencari makan. Solusi: Pilih camilan rendah gula kaya serat dan protein seperti cottage cheese, Greek yogurt, atau kacang almon.
  4. Daun Meringan/Pppermint: Peppermint dapat merelaksasi katup kerongkongan bawah sehingga memicu asam lambung naik (reflux). Solusi: Ganti teh peppermint dengan teh jahe yang lebih aman untuk pencernaan.
  5. Cokelat: Cokelat mengandung kafein, tinggi gula, dan dapat memicu asam lambung. Solusi: Pilih camilan rasa vanila, buah-buahan, atau almon panggang.
  6. Makanan Digoreng dan Berlemak Tinggi: Lemak membutuhkan waktu lama untuk dicerna dan meningkatkan risiko heartburn saat berbaring. Solusi: Gunakan metode panggang atau air-fryer serta batasi porsi lemak jenuh.
  7. Makanan Pedas: Cabai dan bumbu pedas memicu rasa tidak nyaman pada perut serta memperparah iritasi kerongkongan saat posisi tidur telentang. Solusi: Konsumsi makanan pedas saat makan siang dan gunakan bumbu yang ramah di lambung pada malam hari.
  8. Makanan Asam: Tomat, jeruk, nanas, dan saus asam dapat mengiritasi lambung di malam hari. Solusi: Pilih buah rendah asam seperti pisang, dan posisikan kepala lebih tinggi jika sering mengalami refluks.

Pakar kesehatan juga menekankan pentingnya memberi jeda waktu minimal dua hingga tiga jam antara waktu makan malam porsi besar dengan waktu tidur malam.

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |