Ilustrasi(Dok Istimewa)
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, memasok air bersih diperuntukkan bagi 5.925 Kepala Keluarga (KK) atau 27.021 jiwa tersebar di 15 Kecamatan. Pendistribusian air bersih dilakukan, karena bencana El Nino semakin seluas dipicu menyusutnya kondisi air bagi masyarakat.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tasikmalaya, Roni AKS, mengatakan, El Nino terjadi diberbagai daerah dirasakan oleh warga karena banyaknya sumur yang mereka miliki kering dan kekurangan air. Pasokan air bersih dilakukan kepada 5.925 Kepala Keluarga (KK) atau 27.021 Jiwa tersebar 15 kecamatan dan 22 Desa karena kondisi tersebut memiliki risiko dataran tinggi.
"Selama masa siaga darurat bencana yang ditetapkan hingga September, BPBD pasok air bersih dilakukan bersama TNI, Polri, Arta Galunggung, Perumda Tirta Sukapura kepada 5.925 Kepala Keluarga (KK). Krisis air bersih disebabkan karena kerusakan lingkungan, debit air menurun, perubahan iklim picu musim kemarau, belum adanya Pamsimas dan program SPAM," ujar, Roni AKS, Senin (3/8/2026).
Menurut Roni, musim kemarau yang terjadi telah membuat banyak warga di pelosok mengalami krisis air bersih karena sumur yang mereka gali kering dan kekurangan air diperuntukan untuk masak, minum, mandi, cuci pakaian, kakus dan lainnya. Namun, petugas gabungan memasok air ke berbagai wilayah membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan dengan cepat.
"Musim kemarau membuat banyak sumur milik warga dalam kondisi kering membuat mereka krisis air bersih hingga BPBD terus memasok kebutuhan tersebut dilakukan ke 15 Kecamatan tersebar di 22 Desa. Akan tetapi, kondisi air bersih bagi masyarakat masih aman dan pelayanan terus dilakukan supaya tidak kekurangan air," katanya.
Menurutnya, status siaga darurat bencana kekeringan serta kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Tasikmalaya selama bencana El Nino telah memasok air berjumlah 242.000 liter tersebar 15 Kecamatan. Namun, krisis air bersih kemungkinan bertambah karena musim kemarau semakin panjang.
"Kami imbau warga yang terdampak krisis air bersih tersebar di 15 Kecamatan supaya menghemat air bersih lantaran El Nino masih terjadi. BPBD akan berupaya melayani masyarakat dengan memasok air bersih ke pelosok, sesuai permintaan dan berharap air yang diberikan bermanfaat bermanfaat untuk sehari-hari," pungkasnya. (H-2)

















































