Survei Median: Prabowo Unggul, Dedi-Anies Bersaing Ketat

3 weeks ago 11
 Prabowo Unggul, Dedi-Anies Bersaing Ketat Ilustrasi(Istimewa)

HASIL survei terbaru Media Survei Nasional (Median) menunjukkan Prabowo Subianto masih menjadi tokoh dengan elektabilitas tertinggi sebagai calon presiden. Keunggulan tersebut terlihat baik dalam simulasi pertanyaan terbuka maupun semi terbuka.

Di bawah Prabowo, persaingan antara Dedi Mulyadi dan Anies Baswedan berlangsung sangat ketat. Selisih elektabilitas keduanya hanya terpaut tipis.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun menjelaskan, pada simulasi terbuka, Prabowo meraih elektabilitas 32,2%. Dedi Mulyadi berada di urutan kedua dengan 19,8%, sementara Anies Baswedan membuntuti dengan angka 19,5%.

"Dalam pertanyaan terbuka, Prabowo Subianto memperoleh 32,2%, kemudian Dedi Mulyadi 19,8% dan Anies Baswedan 19,5%," kata Rico dalam pemaparan hasil survei Median, Senin (31/8), di Jakarta.

Sejumlah nama lain berada cukup jauh di belakang tiga kandidat tersebut. Ganjar Pranowo memperoleh 4,5%, diikuti Sherly Tjoanda 3,5%. Selanjutnya ada Agus Harimurti Yudhoyono dengan 2,3%, Joko Widodo 2,0%, Gibran Rakabuming Raka 2,0%, Mahfud MD 1,8%, serta Purbaya Yudhi Sadewa sebesar 1,3%.

Pola serupa terlihat ketika responden diberikan daftar nama dalam simulasi semi terbuka. Prabowo kembali memimpin dengan tingkat elektabilitas 32,4%.

"Dalam pertanyaan semi terbuka, Prabowo Subianto memperoleh 32,4%. Dedi Mulyadi berada di posisi kedua dengan 20,6% dan Anies Baswedan di posisi ketiga dengan 20,5%," ujar Rico.

Dalam simulasi tersebut, Ganjar Pranowo mengantongi 5,0%. Berikutnya, Sherly Tjoanda memperoleh 4,1%, Gibran Rakabuming Raka 2,6%, Mahfud MD 2,1%, Agus Harimurti Yudhoyono 2,0%, Andika Perkasa 1,5%, dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok 1,2%.

Survei Median ini digelar melalui wawancara tatap muka pada 21 Juli hingga 2 Agustus 2026. Responden berasal dari populasi warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih.

Sebanyak 1.212 orang menjadi target sampel penelitian. Dengan jumlah tersebut, survei memiliki margin of error (MoE) plus minus 2,76% pada tingkat kepercayaan 95%.

Pemilihan responden dilakukan secara acak dengan pendekatan multistage random sampling. Penyebaran sampel disesuaikan secara proporsional dengan jumlah penduduk di setiap provinsi serta komposisi gender.

Median juga melakukan pemeriksaan kualitas data terhadap 20% dari keseluruhan sampel untuk memastikan hasil yang diperoleh tetap terjaga validitasnya.

Lembaga survei tersebut menegaskan, temuan yang dihasilkan tidak dimaksudkan untuk menggambarkan kondisi politik di luar periode penelitian. Angka-angka tersebut merefleksikan dinamika politik yang berlangsung ketika proses pengumpulan data dilakukan, yakni pada 21 Juli sampai 2 Agustus 2026. (E-4)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |