Uji Coba LRT Jakarta Fase 1B Manggarai-Velodrome Dimulai, Cek Jadwal Lengkapnya

1 week ago 26
Uji Coba LRT Jakarta Fase 1B Manggarai-Velodrome Dimulai, Cek Jadwal Lengkapnya Pembangunan konstruksi Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B rute Velodrome-Manggarai.(Antara)

PROYEK strategis Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B yang menghubungkan Manggarai hingga Velodrome resmi memulai tahapan operasional terbatas pada hari ini, Kamis (10/9/2026). Langkah ini menandai babak baru konektivitas transportasi publik di Jakarta dengan nilai investasi proyek mencapai Rp4,1 triliun.

Direktur Operasi II Waskita Karya, Paulus Budi Kartiko, menyatakan bahwa seluruh tahapan pembangunan fisik proyek milik PT Jakarta Propertindo (Perseroda) ini telah rampung dikerjakan. Jalur sepanjang 6,4 kilometer tersebut kini siap diuji coba secara bertahap sebelum beroperasi penuh secara komersial.

Jadwal dan Tahapan Uji Coba LRT Jakarta Fase 1B

Proses uji coba dibagi menjadi tiga fase utama untuk memastikan kesiapan teknis dan pelayanan penumpang:

Periode Ketentuan Penumpang Jam Operasional
10 - 16 September 2026 Terbatas (Undangan, Warga, Lembaga, KOL, Jurnalis) Terbatas
17 Sept - 2 Oktober 2026 Masyarakat Umum (Wajib Registrasi) 09.00 - 16.00 WIB (7 Jam)
12 Okt - 30 November 2026 Uji Coba Umum (Tanpa Registrasi) 05.30 - 00.20 WIB (17 Jam)

Pada fase uji coba umum yang dimulai 12 Oktober mendatang, seluruh stasiun akan diaktifkan secara penuh dan jumlah penumpang tidak lagi dibatasi. "Kami bersyukur akhirnya masyarakat dapat segera merasakan langsung sarana transportasi LRT Jakarta Fase 1B," ujar Paulus dalam keterangan resminya.

Rute dan Integrasi Antarmoda

LRT Jakarta Fase 1B mencakup lima stasiun baru yang dirancang untuk memperkuat integrasi transportasi makro di ibu kota. Kelima stasiun tersebut adalah:

  • Stasiun Rawamangun
  • Stasiun Pramuka
  • Stasiun Matraman
  • Stasiun Proklamasi
  • Stasiun Manggarai

Stasiun Manggarai menjadi titik krusial karena berfungsi sebagai hub transportasi yang terintegrasi langsung dengan Kereta Rel Listrik (KRL) Commuter Line, layanan bus Transjakarta, serta kereta bandara menuju Bandara Soekarno-Hatta.

Dampak Lingkungan: Kehadiran LRT Jakarta Fase 1B diharapkan tidak hanya meningkatkan konektivitas perkotaan, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon guna mendukung target Net Zero Emission (NZE) pemerintah.

Dengan rampungnya proyek senilai Rp4,1 triliun ini, pemerintah berharap modernisasi sistem transportasi di Jakarta dapat semakin memfasilitasi kegiatan ekonomi, pemerintahan, dan pertukaran budaya secara lebih efisien. (Ant/I-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |