Wamen ESDM Tinjau Proyek PLTA Batang Toru 510 MW di Tapanuli Selatan

4 days ago 18
Wamen ESDM Tinjau Proyek PLTA Batang Toru 510 MW di Tapanuli Selatan Wamen ESDM Yuliot Tanjung saat meninjau Proyek Strategis Nasional (PSN) PLTA Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.(MI/HO)

WAKIL Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia, Yuliot Tanjung, melakukan kunjungan kerja ke Proyek Strategis Nasional (PSN) PLTA Batang Toru di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan percepatan penyelesaian proyek energi baru terbarukan (EBT) berkapasitas 510 MW tersebut guna memperkuat keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera.

Dalam peninjauan tersebut, Wamen ESDM melihat langsung fasilitas utama proyek, mulai dari area bendungan (dam), jalur transmisi, lahan Persetujuan Penggunaan Kawasan Hutan (PPKH), hingga powerhouse. Yuliot menegaskan bahwa kehadiran PLTA Batang Toru sangat krusial di tengah keterbatasan energi primer lainnya.

"Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya percepatan penyediaan dan peningkatan keandalan energi secara nasional. Kehadiran PLTA Batang Toru yang siap on-grid akan menjadi bagian penting dalam memperkuat pasokan listrik di sistem Sumatera," ujar Yuliot dalam arahannya.

Progres Fisik dan Pemulihan Pascabencana

Manajemen PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) melaporkan bahwa hingga Juli 2026, progres fisik proyek telah mencapai 89,49 persen. Capaian ini menandai keberhasilan fase pemulihan setelah proyek sempat terdampak bencana banjir dan longsor ekstrem pada November 2025.

Berdasarkan data BMKG, bencana tersebut merupakan fenomena cuaca ekstrem dengan periode ulang lebih dari 200 tahun yang merusak infrastruktur transmisi, akses jalan, dan fasilitas pendukung bendungan. Namun, dalam kurun waktu delapan bulan, NSHE berhasil mengembalikan progres konstruksi ke posisi sebelum bencana.

Status Proyek PLTA Batang Toru (Juli 2026)

Komponen Proyek Status / Capaian
Progres Fisik Total 89,49%
Pengujian Switchyard Selesai 100%
Bendungan (Dam) Siap Initial Impounding
Powerhouse Commissioning sesuai rencana
Target Operasi (COD) Tahun 2026

Sinergi Lintas Instansi

Presiden Direktur PT NSHE, Li Xinlu, mengapresiasi dukungan Kementerian ESDM dalam memfasilitasi koordinasi lintas instansi, terutama terkait penyelesaian Right of Way (ROW) jalur transmisi dan perizinan administrasi hukum untuk tahap pengisian awal bendungan (impounding).

"Kami berkomitmen untuk terus mengupayakan penyelesaian proyek ini secepat mungkin. PLTA Batang Toru akan berperan penting dalam mendukung pengembangan energi terbarukan di Indonesia," kata Li Xinlu.

Menanggapi hal tersebut, Wamen ESDM menekankan pentingnya kolaborasi antara kementerian, pemerintah daerah, hingga PT PLN (Persero) beserta anak perusahaannya. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan demi menjamin ketersediaan energi nasional.

Kontribusi Sosial dan Lingkungan

Selain fokus pada konstruksi, NSHE juga aktif dalam penanganan dampak bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan. Perusahaan telah melakukan pemulihan akses jalan nasional, mendistribusikan logistik ke 16 desa, menyediakan air bersih bagi 200 kepala keluarga, serta memperbaiki fasilitas pendidikan dan rumah ibadah yang terdampak.

PLTA Batang Toru diproyeksikan mampu menghasilkan energi listrik sebanyak 2.124,03 GWh per tahun. Dengan kapasitas 510 MW, proyek ini menjadi salah satu pilar utama dalam mencapai target bauran energi baru terbarukan nasional sekaligus menjaga stabilitas listrik di Pulau Sumatera. (Z-1)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |