Wanita Ditemukan Tewas di Rumah Mantan Suami, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

2 days ago 13
Wanita Ditemukan Tewas di Rumah Mantan Suami, Polisi Selidiki Penyebab Kematian tempat kejadian perkara.(MI/Yoseph Pencawan)

SEORANG perempuan berinisial W (35), alias Lauren, ditemukan meninggal dunia di kamar mandi rumah mantan suaminya di Kompleks Perumahan Bumi Asri, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan, Minggu (2/8) sekitar pukul 16.30 WIB. Korban diduga meninggal akibat luka tembak dari senjata api dinas milik mantan suaminya, Brigadir I, anggota Polsek Medan Sunggal.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan korban datang ke rumah mantan suaminya untuk membicarakan kemungkinan rujuk. Saat berada di rumah tersebut, korban diduga mengambil senjata api dinas milik Brigadir I yang disimpan di dalam tas di atas meja.

"Tanpa diketahui pemilik senjata, korban kemudian masuk ke kamar mandi," ujar Ferry, Senin (3/8).

Beberapa saat kemudian terdengar satu kali letusan. Brigadir I yang berada di ruang tamu segera memeriksa ke kamar mandi dan menemukan korban telah meninggal dunia.

Ferry mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan adanya perselisihan atau percekcokan antara korban dan Brigadir I sebelum insiden tersebut. Namun, penyidik masih mendalami penyebab pasti kematian korban.

"Informasi ini masih bersifat sementara dan kami masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut," katanya.

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, Brigadir I menjalani pemeriksaan oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Sumut terkait pengawasan dan penyimpanan senjata api dinas. Sementara itu, Tim Inafis Polrestabes Medan telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan membawa jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk diautopsi.

Terpisah, Kepala Lingkungan VIII Kelurahan Cinta Damai, Sulaiman, membenarkan adanya olah TKP di rumah tersebut. Ia mengaku menerima informasi dari Polsek Medan Helvetia sekitar pukul 17.30 WIB.

"Kami ditelepon pihak Polsek Medan Helvetia sekitar pukul 17.30 WIB dan diberi tahu ada dugaan bunuh diri. Saat itu hujan deras dan terjadi banjir sehingga kami baru tiba di lokasi sekitar satu jam kemudian. Ketika sampai, polisi dan tim forensik sudah berada di lokasi, sementara jenazah sedang dimasukkan ke ambulans," tuturnya.

Menurut Sulaiman, rumah dua lantai itu merupakan milik Harefa, orang tua Brigadir I yang juga mantan mertua korban. Saat kejadian, pemilik rumah diketahui sedang berada di Jakarta.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Brigadir I dan anak korban berada di rumah saat peristiwa terjadi. Hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kematian korban, termasuk menelusuri apakah terdapat pelanggaran terhadap prosedur penyimpanan senjata api dinas. (YP/P-3)

Read Entire Article
Perekonomian | Teknologi | Alam | Otomotif | Edukasi | Lifestyle |