Wapres Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat tiba di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Kamis (10/9/2026).(Dok. Diskominfosantik Kalteng)
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), pada Kamis (10/9/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi serta upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tengah melanda wilayah tersebut.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memaparkan langkah-langkah percepatan yang telah diambil pemerintah daerah, mulai dari aspek pencegahan hingga pemadaman di titik api. Ia menegaskan bahwa penguatan kesiapsiagaan dilakukan melalui pengerahan personel, sarana prasarana, serta dukungan operasional yang intensif.
Data Sebaran Karhutla Kalimantan Tengah
Berdasarkan data terbaru dari Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng, intensitas kebakaran di wilayah ini menunjukkan angka yang signifikan sepanjang tahun berjalan.
| Total Kejadian Karhutla | 2.819 Kejadian |
| Luas Lahan Terbakar | 9.228,04 Hektare |
| Lokasi Peninjauan Wapres | SDN-2 Petuk Katimpun & Kawasan Nyaru Menteng |
Kendala Lapangan dan Permohonan Dukungan Pusat
Gubernur Agustiar mengungkapkan sejumlah tantangan berat yang dihadapi petugas di lapangan. Sulitnya akses menuju lokasi kebakaran yang berada di pedalaman serta keterbatasan sumber air menjadi hambatan utama dalam mempercepat proses pemadaman, terutama untuk jalur darat.
Menyikapi kendala tersebut, Pemprov Kalteng mengharapkan dukungan tambahan dari pemerintah pusat, yang meliputi:
- Penambahan armada helikopter untuk water bombing (pemadaman udara).
- Bantuan peralatan pemadaman yang lebih modern.
- Pembangunan infrastruktur sumber air permanen seperti sumur bor dan embung di wilayah rawan.
- Dukungan anggaran operasional bagi relawan dan petugas lapangan.
“Sinergi dan kolaborasi seluruh unsur, mulai dari TNI, Polri, relawan, hingga masyarakat menjadi kunci agar dampak kebakaran dan kabut asap dapat diminimalisasi,” ujar Agustiar.
Selain fokus pada pemadaman, Wapres Gibran juga memberikan perhatian pada kualitas udara yang mulai terdampak. Agenda kunjungan dilanjutkan dengan melihat langsung kondisi di SDN-2 Petuk Katimpun dan kawasan konservasi Nyaru Menteng untuk memastikan penanganan dampak sosial dan lingkungan berjalan efektif. (Ant/I-1)


















































