Atlet panjat tebing Indonesia Antasyafi Robby Al Hilmi (kiri) dan Raharjati Nursamsa (kanan) mengikuti Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) di kawasan Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, Kamis (30/7/2026).(ANTARA/Darryl Ramadhan)
KETUA Umum Pengurus Besar Federasi Panjat Tebing Indonesia (PB FPTI), Yenny Wahid, menekankan bahwa dukungan komprehensif dari pemerintah merupakan kunci utama dalam menjaga dan meningkatkan prestasi atlet panjat tebing nasional. Dukungan tersebut mencakup pemberian bonus, penyediaan fasilitas latihan yang memadai, hingga kesinambungan program pemusatan latihan nasional (pelatnas).
Yenny secara khusus mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo Subianto yang menjanjikan bonus sebesar Rp3 miliar bagi atlet yang berhasil membawa pulang medali emas pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Menurutnya, apresiasi finansial ini memiliki dampak psikologis dan kesejahteraan yang besar bagi para atlet.
"Terima kasih sekali atas janji yang diberikan oleh Bapak Presiden. Karena ini akan menjadi motivasi dan semangat untuk para atlet agar bisa betul-betul berjuang," ujar Yenny saat memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (9/9).
Fasilitas dan Pembinaan Berkelanjutan
Lebih lanjut, Yenny menjelaskan bahwa bonus hanyalah salah satu aspek pendukung. Baginya, keberhasilan atlet di kancah internasional sangat bergantung pada kualitas sarana dan prasarana latihan serta frekuensi pengiriman atlet untuk bertanding di luar negeri.
Ia menilai pelatnas yang berjalan secara berkesinambungan memberikan keunggulan kompetitif bagi Indonesia dibandingkan negara lain. Dengan program yang terstruktur, atlet elite dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada peningkatan performa tanpa terganggu hal-hal di luar teknis.
"Jadi atlet enggak perlu melakukan hal yang lain, dia hanya berlatih, dia hanya fokus pada catatan waktu yang lebih baik," imbuhnya.
Kebutuhan Gizi dan Target Asian Games 2026
Selain aspek teknis dan fasilitas, FPTI juga menyoroti pentingnya pemenuhan gizi atlet. Yenny menyebutkan bahwa asupan protein, suplemen, dan nutrisi yang tepat sangat vital untuk mendukung intensitas latihan dan pemulihan fisik atlet panjat tebing.
Dukungan pemerintah yang bersifat vital ini diharapkan dapat membantu FPTI mewujudkan target ambisius pada Asian Games XX tahun 2026 mendatang. PB FPTI menargetkan minimal membawa pulang tiga medali dari Jepang, dengan rincian dua medali emas dan satu medali lainnya.
| Bonus Emas Asian Games 2026 | Rp3 Miliar (Janji Presiden) |
| Target Medali FPTI | 3 Medali (2 Emas) |
| Fokus Utama Pelatnas | Fasilitas, Gizi, dan Jam Terbang Internasional |
Yenny menyimpulkan bahwa sinergi antara kerja keras atlet dan dukungan penuh pemerintah dalam bentuk fasilitas serta program pembinaan akan menjadi fondasi kuat bagi kelangsungan prestasi panjat tebing Indonesia di masa depan. (Ant/Z-1)


















































